Jember (beritajatim.com) – Politisi Gerindra Ahmad Halim dan politisi Partai Kebangkitan Bangsa Fuad Akhsan menjadi pimpinan sementara DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah upacara pelantikan di gedung parlemen, Rabu (21/8/2024).
Sumpah janji jabatan 50 orang anggota DPRD Jember ini dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Jember Budiansyah, dan dihadiri Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Usai pelantikan, Halim dan Fuad akan berkirim surat kepada empat partai yang berhak mendapatkan kursi pimpinan, yakni Gerindra, PKB, PDI Perjuangan, Nasional Demokrat. “Kami akan meminta nama-nama usulan pimpinan DPRD dan ketua fraksi,” kata Halim.
Posisi ketua DPRD Jember akan menjadi jatah Gerindra yang memiliki 10 kursi di parlemen. Sementara tiga partai lainnya memperoleh jatah masing-masing wakil ketua DPRD Jember.
“Biasanya sesuai ketentuan, surat dari partai ini dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Baru kami sahkan, diproses sekretariat DPRD Jember, dan baru dimintakan surat keputusan ke gubernur, untuk kemudian dilantik dan diumumkan susunan fraksi masing-masing,” kata Halim.
Selama ini penentuan alat kelengkapan di DPRD Jember tidak pernah melewati voting atau pemungutan suara terbanyak, melainkan musyawarah mufakat. “Tentu tradisi baik ini akan kami lanjutkan berdasarkan perolehan jumlah kursi. Partai yang jumlah kursinya besar mengayomi yang kecil, begitu juga yang kecil menghormari yang besar. Ini artinya komposisi proporsional sesuai perolehan kursi yang ada,” kata Halim.
Halim mengatakan, perjanjian tidak tertulis ini untuk menjaga kondusivitas. “Terutama biar sama-sama selamat,” katanya.
Halim meminta wartawan menanti pengumuman resmi komposisi alat kelengkapan DPRD Jember. “Itu prosesnya dari pimpinan DPRD, pengumuman anggota fraksi, dan baru setelah itu pengumuman alat kelenglapan Dewan,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Beritajatim.com, ketua Komisi A menjadi jatah Nasdem, ketua Komisi B jadu jatah PDI Perjuangan, ketua Komisi C jadi milik Gerindra, dan ketua Komisi D milik PKB. Benarkah? “Ya sekitar itu,” kata Halim.
Halim memperkirakan penyusunan alat kelengkapan DPRD Jember akan memakan waktu paling cepat satu bulan. “Tergantung rekomendasi DPP partai untuk pimpinan. Tapi insyaallah minggu ini Gerindra sudah terbit. Tinggal menunggu yang lain,” katanya. [wir]






