Politik Pemerintahan

Ternyata Pemkab Sampang Tidak Punya Masjid Agung

Sampang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, ternyata tidak memiliki Masjid Agung yang dikelola maupun yang dibiayai penuh oleh anggaran daerah.

Informasi ini diperoleh beritajatim.com melalui M.Nasrun selaku Kasubag di bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Sampang. Menurutnya, sekitar Tahun 1982 lalu, Bupati Sampang H.Makboel telah merencakan untuk membangun Masjid Agung berlokasi di Gedung DPRD saat ini, atau sebalah kiri lapangan Wijaya Kusuma.

“Saat itu master plan dan anggaranya Masjid Agung Pemkab Sampang sudah matang, tetapi ada beberapa pertimbangan lain sehingga pembangunan Masjid Agung gagal sampai sekarang,” terangnya, Rabu (12/6/2019).

Lebih lanjut pria yang akrap disapa Nasrun itu menambahkan, gagalnya pembangunan Masjid Agung lantaran adanya keluhan salah satu tokoh kala itu yang merasa keberatan karena tak jauh dari gedung dewan saat ini terdapat bangunan masjid lainya.

“Ya karena ada tokoh yang keberatan makanya pembangunan masjid Agung gagal dan sekarang kalau ada acara mengunakan masjid Jamik di jalan Pahlawan,” imbuhnya.

Masih kata Nasrun, Masjid Jamik yang berdiri megah di Jalan Pahlawan Sampang, merupakan masjid yayasan dan bukan Masjid Agung Pemkab. Sebab, jika masjid Agung Pemkab menjadi tanggungjawab penuh pemerintah kabupaten baik pegawainya maupun oprasionalnya. “Seperti halnya Masjid Istiqlal yang merupakan Masjid Negara, seluruh pegawai dan oprasionalnya ditanggung oleh negara,” tegasnya.

Sekedar diketahui, jumlah masjid dan musala se Kabupaten Sampang berjumlah 1785 termasuk masjid besar dan bersejarah. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar