Politik Pemerintahan

Tak Ada Sholatul Lail Berjamaah di Masjid Tegalsari Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Bulan Ramadan kali ini sudah memasuki 10 hari terakhir. Bagi umat muslim, menjadi malam istimewa untuk mendapatkan keberkahan dari malam laikatul qodar.

Sehingga banyak masjid di tengah malam ramai oleh jamaah yang melakukan silatul lail atau iktikab, terutama di malam ganjil. Namun seiring dengan adanya pandemi Covid-19 ini, kegiatan itu tidak dilakukan.

“Karena pandemi virus corona ini, sementara untuk sholatul lail atau iktikab di Masjid TegalsariĀ  ditiadakan,” kata Ketua Yayasan Kyai Ageng Besari, Kunto Purnomo, Kamis (14/5/2020).

Ya sebelum adanya pandemi ini, setiap bulan Ramadan masjid jami yang berada di Desa Tegalsari Kecamatan Jetis Ponorogo selalu ramai oleh umat muslim baik dari Ponorogo maupun luar kita untuk beribadah disana.

Bahkan saat malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan bisa mencapai ribuan orang. Namun, untuk Ramadan tahun ini, pihak Masjid Tegalsari tidak mengadakan sholatul lail berjama’ah.

“Kami mematuhi himbauan Pemkab Ponorogo dalam rangka memutus mata rantai virus corona dengan tidak mengadakan sholatul lail berjamaah,” katanya.

Kunto menjelaskan untuk makam almarhum KH Ageng BesariĀ  yang biasanya ramai dari peziarah, saat pandemi ini juga sudah dilakukan penutupan. Dia berharap dengan adanya ikhtiar ini, virus corona segera hilang di muka bumi sehingga tidak membahayakan manusia.

“Semoga virus corona segera hilang dari Indonesia,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar