Politik Pemerintahan

Positif Covid-19, Ibu Muda di Ponorogo Rela Berpisah Dengan Kedua Anaknya

Bupati Ipong Muchlissoni. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengumumkan adanya tambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di bumi reyog. Tambahannya kali ini ada dua orang. Yakni pasien laki-laki berusia 51 tahun, yang merupakan warga Desa Gandu Kecamatan Mlarak. Yang bersangkutan lebih dari seminggu pulang dari Gresik. Tiga hari di rumah, Dia merasakan demam dan batuk sehingga berobat ke Puskesmas Mlarak. Setelah dilakukan rapid test hasilnya reaktif, baru yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit.

“Hasil pemeriksaan di rumah sakit didapati ada pneumoni dan hasil PCR-nya positif Covid-19. Untuk memutuskan rantai penularan, tim satgas sudah melakukan tracing dan testing terhadap kontak eratnya,” kata Ipong, Kamis (2/7/2020).

Kemudian tambahan pasien positif Covid-19 selanjutnya adalah perempuan berusia 30 tahun. Ibu muda yang beralamat di Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman diketahui positif setelah melakukan tracing dari pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang sebelumnya. “Jadi ibu muda ini adalah anak dari sosialita asal Siman yang pada Selasa (30/6/2020) lalu sudah dinyatakan positif,” katanya.

Setelah ibunya dinyatakan positif, maka pasien ini langsung dilakukan pemeriksaan Swab PCR dan hasilnya keluar positif. Suaminya yang baru pulang dari Palangkaraya juga sudah menjalani Swab PCR, namun hasilnya belum keluar. Ibu muda ini harus rela sementara berpisah dengan dua buah hatinya yang masing-masing berumur 11 bulan dan enam tahun. Sebab yang bersangkutan harus menjalani isolasi di rumah sakit.

“Anak-anaknya ini diisolasi di rumah dengan kerabatnya, yang nanti juga dilakukan Swab. Tim satgas masih melakukan tracing dan testing terhadap kontak eratnya, apakah ini bagian dari import case atau transmisi lokal,” katanya.

Dengan penambahan dua kasus positif tersebut, kini data kasus positif Covid-19! di Ponorogo berjumlah 45 orang. Dengan rincian pasien yang sembuh 31 orang. Dan menjalani isolasi di rumah sakit sebanyak 12 orang, serta pasien yang meninggal ada dua orang. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar