Politik Pemerintahan

Dulu Baca Tetralogi Pulau Buru, Sekarang Baca Tafsir Al-Mishbah

Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember [foto: dok pribadi]

Jember (beritajatim.com) – Zaman berubah. Namun ada yang tak berubah dari Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember, Jawa Timur: kebiasaan membaca buku.

Saat masih kuliah di Jurusan Ilmu Tafsir dan Hadits Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta, Itqon suka membaca novel dan kumpulan cerpen. “Yang membekas adalah tetralogi Pulau Buru karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer,” katanya, menyambut Hari Buku Sedunia, Jumat (23/4/2021).

Tetralogi Pulau Buru adalah empat buku karya Pram yang ditulis selama menjadi tahanan politik di Pulau Buru pada masa Orde Baru. Empat buku itu masing-masing berjudul Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.

“Saya juga suka esai-esai Goenawan Mohammad, Catatan Pinggir,” kata Itqon. Catatan Pinggir adalah nama kolom Goenawan Mohamad yang terbit setiap pekan di Majalah Tempo sejak era 1970-an hingga saat ini. Kolom tersebut dibukukan belasan jilid dengan judul yang sama.

Seiring usia, Itqon mengakui kesempatan membaca tak seleluasa dulu. “Saya sekarang lebih suka baca buku-buku yang ada relevansinya dengan dunia yang saya geluti sekarang: dunia keagamaan, politik, pendidikan. Saya sekarang suka baca buku Tafsir Al-Mishbah Prof Quraish Shihab, buku karya almarhum Hamka, dan karya almarhum Nurcholish Madjid,” katanya.

Itqon menyarankan kepada pemerintah daerah agar aktif mengadakan bazar dan pameran buku untuk meningkatkan budaya baca. “Kemudian mengadakan event-event lomba menulis puisi, cerpen, esai, dan itu melibatkan kampus-kampus di Jember,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar