Politik Pemerintahan

Reses di Bulak

DPRD Surabaya Terima Keluhan Sengketa Tanah Hingga PDAM Belum Masuk

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am mengaku banyak menerima keluhan dan masukan warga soal sengketa tanah.

Yakni, tentang kejelasan sertifikat tanah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang belum bisa masuk ke daerah pemukiman warga hingga masalah pemakaman.

“Banyak warga yang belum memperoleh sertifikat. Masalah ini adalah hal utama yang harus diselesaikan sebelum melaksanakan,” kata ketua RT 5, Bulak Kalitinjang, Taufiq saat reses Abdul Ghoni, Rabu (25/1/2023).

Menanggapi hal itu, Ghoni akan melakukan kajian dengan pakar ahli hukum tanah untuk memberikan opsi solutif agar warga yang belum mendapat alas hak segera didata.

“Sehingga nantinya bisa diproses lebih lanjut,” kata legislator PDIP Surabaya ini.

Selain itu, ada pula keluhan dari masyarakat terkait Penerangan Jalan Umum (PJU), tiang listrik yang dekat dengan jalan, pavingisasi hingga beasiswa bagi pelajar yang belum merata.

“Akan segera diupayakan dan kami perjuangankan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Selain itu, Ketua RW 06 Sujito mengapreasiasi sepak terjang Abdul Ghoni sebagai legislator. Dia menyebut Ghoni sebagai sosok yang vokal memperjuangkan kepentingan wong cilik.

“Saya tidak menyebut beliau ini dewan, tapi pejuang. Pejuang kesejahteraan masyarakat, karena kalau pejuang tidak pernah berhenti berjuang,” tandasnya. [asg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar