Politik Pemerintahan

Cegah Banjir di Musim Hujan, Warga di Kediri Berlatih Membuat Biopori

Kediri (beritajatim.com) – Memasuki musim penghujan, warga di Kota Kediri mengikuti pelatihan membuat biopori atau resapan yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) setempat. Melalui latihan ini diharapkan dapat mengantisipasi musibah banjir melalui pengurangan genangan air.

Pelatihan ini diikuti oleh warga RT 01 / RW 01, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Biopori merupakan metode resapan air yang tujuannya untuk mengurangi genangan air.

Tim DLHKP Kota Kediri mengajari tentang pembuatan lubang biopori berbentuk silindris. Lubang kemudian dimasukkan ke dalam tanah secara vertikal. Fungsi dari lubang biopori ini adalah mengurangi genangan air dengan meningkatkan daya serap tanah terhadap air yang ada di permukaan.

“Biopori bermanfaat terhadap lingkungan. Diantaranya, sebagai resapan air hujan yang jatuh ke dalam tanah. Dapat menahan air hujan serta melindungi permukaan tanah. Ketersediaan air, oksigen dan unsur hara, bisa berguna bagi perkembangan akar tanaman,” ujar Kasiono, Tim DLHKP Kota Kediri.

Pelatihan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni, peserta diwajibkan untuk memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan. Tujuannya tak lain adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar