Politik Pemerintahan

Calon Jemaah Haji yang Gagal Berangkat Bisa Ambil Uang Pelunasan

Ruang Pelayanan Penyelenggaraan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Calon jemaah haji yang batal berangkat tahun 2021 ini bisa mengambil seluruh pelunasan yang sudah dibayarkan untuk berangkat ke Tanah Suci. Terlebih, pada tahun ini tidak ada pembatasan nominal dalam penarikan uang yang sudah dibayarkan.

Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Abdul Wahid mengatakan, para calon jamaah haji tahun ini sebenarnya sudah siap semuam baik secara administrasi maupun kesehatan. Dari Kemenag Kabupaten Bojonegoro ada 1.459 calon jamaah yang rencananya berangkat 2021.

“Sudah pelunasan, vaksin dan lain-lain. Tapi karena turun putusan MA nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji, sehingga batal berangkat. Ini sudah di sosialisasikan lewat KPIH,” ujarnya.

Menurut Abdul Wahid, karena tidak ada keberangkatan haji maka uang pelunasan yang sudah dibayarkan calon jemaah haji bisa diminta dulu. Hingga jika sudah waktunya berangkat dilakukan pelunasan lagi. Total biaya untuk keberangkatan haji 2021 senilai Rp47 juta.

“Syaratnya tinggal membawa bukti pelunasan dan buku tabungan, kemudian akan dibuatkan rekomendasi ke bank dan bisa langsung cair,” jelasnya.

Dari total biaya berangkat haji sebesar Rp47 juta tersebut pada tahun ini sesuai aturan yang baru bisa diambil seluruhnya. Hal itu beda dengan tahun lalu (2020) yang dibatasi penarikannya. Namun, jika seluruhnya diambil maka porsi hajinya juga akan hilang. Porsi haji ini diperoleh saat calon jamaah haji sudah melakukan pembayaran awal sebesar Rp25 juta.

“Kalau uang porsinya diambil, maka porsi hajinya hilang. Tapi kalau hanya diambil dari uang pelunasan saja porsinya tidak hilang. Dan yang kedua jika uang pembayaran tidak diambil, maka saat ada kenaikan dolar tidak ada penambahan pembayaran lagi,” jelasnya.

Sekadar diketahui, meski belum diumumkan secara resmi oleh Kemenag Kabupaten Bojonegoro, namun sejumlah calon jamaah haji sudah ada yang mengajukan penarikan uang pelunasan. Rencananya, sosialisasi akan dilakukan secara bertahap melalui KPIH masing-masing.

Dari dana haji ini Kemenag Kabupaten Bojonegoro menurutnya hanya menyiapkan administrasi pemberangkatan, sementara keuangan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang diketuai Anggito Abimanyu. [lus/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar