Politik Pemerintahan

Bawaslu Kota Malang Bikin Trobosan Asuransi Untuk Lindungi Pekerja Rentan

Malang (beritajatim.com) – Sadar jika profesi sebagai anggota Bawaslu masuk dalam kategori pekerja rentan. Bawaslu Kota Malang membuat terobosan pertama kali di Indonesia dengan mendaftarkan anggotanya menjadi peserta asuransi.

Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kota Malang, Erna Almaghfiroh mengatakan, ada 72 anggota Bawaslu yang didaftarkan asuransi. Bawaslu Kota Malang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengurusan asuransi.

“Awalnya kita ajukan ke pusat tapi akhirnya tidak masuk ke anggaran negara. Akhirnya kita kolektif iuaran seluruh komisioner untuk mendaftarkan asuransi. Karena kami sadar bahwa posisi kami rentan kecelakaan maupun kematian,” kata Erna, Sabtu, (20/4/2019).

Erna menyebut, hanya butuh Rp1,5 juta untuk mencover asuransi 72 pegawai Bawaslu Kota Malang. Jumlah itu terdiri dari Bawaslu Kota, pengawas kecamatan dan pengawas kelurahan. Menurutnya, asuransi ini baru pertama kali sejak Bawaslu berdiri pada tahun 2004 silam.

“Itu terhitung sejak Desember 2018, sampai SK habis. SK habis itu bulan enam atau Juni. Daftarnya secara mandiri, jika SK sudah habis pegawai kita beri pilihan untuk melanjutkan atau tidak,” ujar Erna.

Selain itu, ide asuransi bermula pada Pilkada Kota Malang 2018 silam. Saat itu, beberapa pegawai Bawaslu yang sedang melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) tergores kayu tempat baner paslon terpasang. Menurutnya, kinerja anggota Bawaslu cukup berat, melelahkan karena bekerja mulai pagi hingga malam sehingga butuh fisik yang kuat dan harus diasuransikan.

“Waktu Pilkada kemarin ada yang terkena bambu sampai infeksi. Akhirnya kami berinisiatif. Teknisnya jika ada yang terkena kecelakaan atau kematian kita bikin kronologis dan mengirim rekomendasi ke BPJS,” tandas Erna. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar