Politik Pemerintahan

Angka Kasus Covid-19 Kota Malang Tinggi Pasca Libur Nataru

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pasca libur natal dan tahun baru (Nataru) angka kasus Covid-19 di Kota Malang tinggi. Hal ini sesuai hasil evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat. Evaluasi dilakukan karena libur natal dan tahun baru berjalan satu pekan lebih.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan penambahan kasus mencapai puluhan orang terkonfirmasi positif per hari. Penyebabnya adalah, sulitnya mendeteksi transmisi orang yang keluar masuk wilayah Kota Malang.

“Iya memang ada (peningkatan kasus). Jumlahnya (penambahan) sekitar puluhan kasus. Penambahan kasus ini, karena sekarang transmisi orang itu susah untuk kami ketahui,” ujar Sutiaji, Kamis, (21/1/2021).

Data dari Satgas Covid-19 Kota Malang, dalam kurun waktu 4 hari terakhir sejak 17 Januari hingga 20 Januari 2020 jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Malang, sebanyak 202 jiwa. Angka yang cukup tinggi, meski sedang berlangsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Penanggulangannya jadi masyarakat harus disiplin protokol kesehatan. Kami terus sosialisasi di kelurahan-kelurahan. Jadi kebijakan PPKM itu adalah sarana untuk melatih warga agar patuh protokol kesehatan,” kata Sutiaji.

Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang melakukan penambahan kasur atau bed isolasi untuk perawatan pasien Covid-19. Dari jumlah awal bed isolasi sebanyak 136 bed, kini ditambah menjadi 200 bed. Apalagi, kasus harian Covid-19 di Jatim belum turun.

Direktur RSSA, dr. Kohar Hari Santoso mengatakan, dari 200 bed isolasi itu, saat ini telah terisi sekitar 90 persen. Sebab, mereka tidak hanya melayani pasien dari Malang Raya saja namun juga sejumlah daerah di Jatim termasuk Surabaya.

“Soal penambahan bed isolasi kami terus berupaya. Saat ini keterisian sudah 90 persen. Di RSSA kami menangani pasien yang klasifikasinya bergejala sedang hingga berat. Kalau yang gejala ringan atau OTG dirawat di RS Lapangan dengan kapasitas 255 bed,” tandas Kohar. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya