Gresik (beritajatim.com) – Ada-ada saja yang dilakukan oleh netizen saat memposting terhadap salah satu anggota Polres Gresik. Aiptu Jailani petugas Baur SIM setempat diposting meninggal. Padahal, yang bersangkutan masih segar bugar dan seperti biasa menguji pemohon SIM saat menjalankan praktek.
Adanya postingan ini bermula ada karangan bunga dari Polres Sampang yang mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Aiptu (Purn) Jaelani. Karena namanya sama Jaelani, sejumlah netizen di Gresik mengucapkan duka cita.
Informasi yang beredar itu ditanggapi beragam oleh para netizen. Bahkan, oleh Aiptu Jaelani anggota Satlantas Polres Gresik yang masih bertugas seperti biasa.
Merasa dikabarkan meninggal dunia, polisi yang pernah menilang istrinya sendiri itu kaget. Tidak ingin kabar hoaks ini terus beredar. Jaelani lalu memposting dirinya sambil merekam video selanjutnya disebar ke sejumlah media.
Didampingi Kanit Dikyaksa Satlantas Polres Gresik, Iptu Yani. Jaelani mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah termakan berita hoaks.
“Berita itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Saya masih menjalankan sebagai petugas Baur SIM dan barusan selesai menguji praktek pemohon SIM pengemudi roda empat,” ujarnya, Rabu (30/06/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”hoaks”]
Bagi masyarakat Gresik, nama Aiptu Jaelani tidak asing lagi. Petugas ini sangat disiplin terhadap pengguna jalan, dan anti suap. Tidak heran dirinya pernah menjadi polisi teladan karena keteguhannya menjalankan tugas.
Secara terpisah terkait dengan berita hoaks ini. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat tidak mudah termakan oleh berita hoaks yang belum ditelusuri.
“Saya menghimbau masyarakat berhati-hati terhadap isu berita yang tidak benar. Lebih baik dikonfirmasi dulu kebenarannya,” pungkasnya. [dny/but]






