Jember (beritajatim.com) – Tita Fajarwati, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjelaskan hal-ihwal penerbangan pesawat Cessna selama 51 hari kepada petugas kepolisian resor setempat, Selasa (28/3/2023).
Pesawat New Cessna Grand Caravan dioperasikan PT Amaya Alam Semesta di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 22 Desember 2022 – 10 Februari 2023. Pesawat tersebut terbang dengan rute Surabaya-Jember dan Jember-Surabaya, dengan jadwal dua kali penerbangan setiap hari. Dari rencana 90 hari penerbangan, pesawat itu hanya beroperasi 51hari.
Menurut Tita, polisi bertanya soal anggaran sewa pesawat. “Pesawat itu tidak menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dan dana deviden (Bank Jatim),” katanya.
Tita tidak tahu dari mana dana mendatangkan pesawat itu. “Kan tidak lewat kami (Pemerintah Kabupaten Jember). Tidak ada sepeser pun (uang dari kas daerah),” katanya.
Kepala Unit Pidana Khusus Polres Jember Inspektur Dua Dwi Sugiyanto mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bahan keterangan. Selain Tita, Kepala Dinas Perhubungan Agus Wijaya juga sudah dipanggil ke kantor polisi untuk memberikan keterangan.
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Jember, Senin (13/3/3023), diketahui bahwa PT Amaya Alam Semesta adalah satu-satunya investor yang menawarkan diri untuk membuka rute penerbangan Jember-Surabaya dan Surabaya-Jember dengan menggunakan pesawat Cessna.
Kehadiran Amaya disambut gembira Bupati Hendy Siswanto. Ini seperti jawaban terhadap kebuntuan lobi kepada sekian maskapai penerbangan untuk beroperasi di Jember. “Semua maskapai tidak mau dan tidak bisa ke Jember. Kenapa dan ada apa? Itu sudah di luar kemampuan kita,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jember Agus Wijaya saat itu.
Pemerintah Kabupaten Jember tidak menggelontorkan uang untuk subsidi maupun sewa pesawat, karena tidak ada anggaran sewa pesawat dalam APBD 2023. Amaya bekerja sama dengan Bank Jatim yang menyediakan uang Rp 1 miliar sebagai kompensasi pemasangan logo bank tersebut di badan pesawat Cessna yang beroperasi. Pimpinan Bank Jatim Cabang Jember Wawan Budi Rachmanto mengatakan, dana yang dikucurkan bukan dana deviden karena Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan belum digelar. [wir]






