Ngawi (beritajatim.com) – Pohon asam dengan diameter 150 cm tumbang pada Senin (8/1/2024) malam pasca hujan deras dan angin kencang yang melanda di kawasan Desa Sidokerto Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Akibatnya, pohon tersebut menimpa bangunan dan tembok pagar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sidojoyo di desa setempat. Atap bangunan dan tembok sekolah tersebut rusak ringan.
Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Partoyo mengatakan, penanganan dilakukan pada Selasa (9/1/2024) pagi.Pihaknya mengerahkan tim reaksi cepat hingga dibantu relawan serta TNI Polri. Pohon tumbang tersebut juga menutup jalan desa setempat.
‘’Kami membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Pohonnya cukup besar ya. Dan bagian dahan pohon menimpa atap bangunan sehingga mengalami kerusakan ringan. Selain itu, temboknya juga tertimpa batang pohon,’’ katanya.
Selain Karangjati, pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo masuk Desa Siowayah, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Akibatnya, arus lalu lintas empat tersendat. Petugas pun melakukan evakuasi pada malam itu juga.
BPBD Ngawi mengimbau masyarakat agar terus waspada. Lantaran cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi di wilayah Ngawi. Sesuai dengan pers rilis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, wilayah Ngawi masih berpotensi terjadi longsor, hujan es, angin kencang, dan banjir sampai tanggal 10 Januari 2024. [fiq/kun]






