Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang resah akibat teror pocong kecil yang dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Setidaknya ada empat warga yang di depan rumahnya dipasangi pocong kecil oleh orang tak dikenal.
Menjawab keresahan keempat warganya, Kepala Desa Sruwi, Tikam, mengaku mendapat laporan warga sejak 10 hari lalu. Sehingga dia dan sejumlah perangkat desa melakukan pengumpulan benda semacam pocong kecil di balai desa.
“Benar, ada sejumlah warga yang mengadukan ke kami. Kejadiannya ini sudah berlangsung selama 10 hari lalu dan membuat beberapa warga resah,” kata Tikam, Rabu (3/1/2024).
Perangkat Desa Sruwi dan beberapa warga akhirnya memutuskan membuka bungkusan kain putih tersebut. Ternyata di dalamnya ada tiga jenis dedaunan, yakni daun kelor, daun jarak, dan daun sirih.
Ketiga daun ini dibungkus kain berwarna putih. Kemudian diikat di empat titik. Dua di bagian ujung dan dua di bagian tengah. Keempat ikatan tersebut yang membuat kain putih berisi daun tersebut menyerupai pocong.
Meski begitu, pihak pemerintah desa masih belum mengetahui siapa orang yang melakukan teror tersebut. “Kita belum tahu apa motif dari orang yang membuat ini, yang jelas benda yang menyerupai pocong tersebut sudah kita buka dan disaksikan warga,” lanjut Tikam.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kapolsek Winongan mengatakan bahwa warga tak perlu panik dengan teror pocong kecil. Bahkan setelah bungkusan kain putih tersebut dibuka, pihak kepolisian langsung membakarnya.
“Saya minta warga Desa Sruwi tenang dan tidak perlu resah, bendanya sudah kita bakar. Sementara itu kita juga melakukan penyelidikan dengan teror yang diterima warga Winongan ini,” terang AKP Rudi Santoso, Kapolsek Winongan. [ada/beq]






