Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, distribusikan air bersih gratis bagi masjid dan pesantren di wilayah setempat, yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Hal tersebut rutin dilakukan sebagai upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun para santri, sekalipun selama ini, mereka sudah mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat di lima kecamatan berbeda.
“Untuk pendistribusian air bersih ini, kita tidak hanya menjadikan desa sebagai sasaran, tetapi kita juga mendistribusikan air bersih ke beberapa masjid dan pesantren di Pamekasan,” kata Sekretaris PMI Pamekasan, Hairul Saleh, Selasa (24/10/2023).
Pendistribusian air bersih gratis tersebut memang lebih difokuskan di lima (dari total 13) kecamatan berbeda terdampak kekeringan di Pamekasan, hal tersebut tidak lepas dari keterbatasan armada yang disiapkan melalui PMI Jawa Timur.
Baca Juga: PMI Pamekasan Bersama Alumni 95 SMA Negeri 1 Pamekasan Kirim 25 Ribu Liter Air Bersih Gratis
“Untuk saat ini, sebenarnya kita memprioritaskan pengiriman air bersih gratis di 5 kecamatan berbeda di Pamekasan. Meliputi Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan, dan Tlanakan. Namun untuk masjid pesantren kita sasar yang memang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu pihaknya sangat berharap bantuan air bersih tersebut dapat membantu sekaligus meringankan beban sesama, khususnya bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau. “Kami akui hal ini tidak seberapa, tapi kami harapkan bisa bermanfaat,” harapnya.
Berdasar data BPBD Pamekasan, hanya terdapat 2 (dua) kecamatan dari 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan bebas dari kekeringan pada musim kemarau tahun ini, yakni Kecamatan Pakong, dan Kecamatan Pamekasan.
Sementara 11 kecamatan lainnya yang tersebar di sebanyak 321 dusun tersebar di 77 desa berbeda, dinyatakan terdampak kekeringan akibat musim kemarau. [pin/ted]






