Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, bersama Ikatan Alumni 95 SMA Negeri 1 Pamekasan, mendistribusikan sebanyak 25 ribu liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah setempat.
Pendistribusian ribuan liter air bersih tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya mereka yang sangat membutuhkan air bersih akibat kemarau yang terjadi pada tahun ini.
“Pendistribusian ini dilakukan sejak keluarnya SK Bupati tentang penanganan tindakan kekeringan di Pamekasan. Tujuannya membackup kegiatan pemerintah terkait kekeringan di Pamekasan,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono melalui Sekretaris Hairul Saleh, Selasa (3/10/2023).
Dalam rangkaian pendistribusian tersebut, terdapat sejumlah pihak swasta, komunitas maupun relawan berpartisipasi langsung membantu meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau. Di antaranya komunikas Alumni 95 SMA Negeri 1 Pamekasan.
Baca Juga: PMI Pamekasan Distribusikan 445 Ribu Air Bersih Gratis Bagi Warga Terdampak Kekeringan
“Proses pendistribusian air bersih ini kita lakukan dalam beberapa pekan terakhir, untuk saat ini kita pusatkan di lima titik berbeda di Kecamatan Pademawu. Meliputi tiga dusun di desa Pagagan, satu titik di Desa Jarin, serta di masjid Nurul Huda Padelegan,” ungkapnya.
Sementara PMI Pamekasan, sudah melakukan distribusi air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan sejak Agustus 2023 lalu. Serta dijadwalkan terus dilakukan hingga akhir musim kemarau atau saat memasuki musim penghujan.
“Berdasar schadule yang sudah ditetapkan, rencana pendistribusian air bersih gratis kita lakukan hingga Desember 2023 mendatang. Kecuali sudah memasuki musim penghujan (pendistribusian berakhir),” pungkasnya. [pin/ted]






