Tuban (beritajatim.com) – Maraknya pencurian kabel trafo listrik milik Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meresahkan masyarakat. Dalam beberapa minggu terakhir, tercatat ada 6 kabel trafo yang hilang.
Akibat pencurian ini, layanan listrik PLN di beberapa wilayah di Tuban sempat mengalami pemadaman. Manager ULP PLN Tuban, Agus Riyadi, mengimbau kepada masyarakat untuk lebih mengenali petugas PLN saat bekerja.
“Kalau petugas PLN bekerja menggunakan sepeda motor atau mobil, serta ada identitas nama lengkap dan tidak ditutupi mukanya,” ujar Agus Riyadi.
Dari 6 kabel trafo yang dicuri, pihaknya telah melaporkan ke pihak berwajib. Agus Riyadi mengatakan, kabel saluran dari trafo ke kotak panel pelanggan PLN dipotong dan dicuri, sehingga listrik mengalami pemadaman.
“Banyak pelanggan yang tidak melapor karena disangka yang melakukan itu merupakan petugas PLN,” kata Agus Riyadi.
Selain di wilayah perkotaan, kasus pencurian kabel trafo juga terjadi di wilayah Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Dua kabel trafo di wilayah Dusun Krapyak dan Dusun Nggirsapi dicuri oleh orang tidak dikenal yang berpura-pura menjadi petugas PLN pada Rabu (10/01/2024) lalu.
Kepala Desa Sugihwaras, Munir Maliki, mengimbau kepada seluruh warga desa untuk hati-hati dan waspada apabila ada pencurian alat yang tertanam di lampu penerangan jalan umum (PJU).
“Dimohon kepada masyarakat bila mana ada yang mau bongkar atau ambil alat PJU jalan supaya difoto, baik itu petugas atau lainnya,” tutur Munir Maliki. (ted)






