Bangkalan (beritajatim.com) – Petugas PLN telah menemukan titik penyebab gangguan listrik di Pulau Madura. Sebab, ditemukan dua titik gangguan pada Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT).
Manager UP3 Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pamekasan, Feri Asmoro mengatakan dua titik gangguan tersebut yakni di SKTT kabel tanah di titik sambung Joint Pit (JP) 17 sisi Bangkalan dan JP 5 sisi Surabaya. Gangguan tersebut salah satunya terletak di sambungan yang ada di Jembatan Suramadu. “Iya titik gangguannya di dua titik sambungan di Suramadu,” terangnya, Jumat (10/2/2023).
Ia juga mengatakan, saat ini petugas terus melakukan perbaikan agar listrik di pulau Madura kembali normal. Yakni dengan melakukan penggelaran kabel, pemotongan dan dilanjutkan proses penyambungan pada dua titik tersebut. “Pengerjaan dilakukan secara paralel untuk proses recoverynya,” tambahnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PLN”]
Ia juga mengatakan, petugas di lapangan terus bekerja selama 24 jam secara bergantian. Ia mengaku, terus mempercepat proses pemulihan agar listrik di Madura bisa pulih lebih cepat dari estimasi awal. “Kami upayakan bisa lebih cepat dari estimasi. Apalagi saat ini titik gangguan sudah ditemukan, maka proses pemulihannya terus kami upayakan secepat mungkin,” pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, gangguan listrik yang terjadi di Madura, menyebabkan pemadaman bergilir masih terus berlangsung secara bergantian. Tentunya kondisi ini membuat terganggunya aktivitas warga terutama yang mengandalkan jaringan listrik.
Namun, dengan ditemukanya titik kerusakan jaringan. Warga berharap agar listrik di Madura kembali normal. “Harapanya warga tentunya proses perbaikan dilakukan secepat mungkin agar jaringan listrik di Madura normal kembali,” harap Umar warga Madura.[sar/kun]






