Malang (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang ingin perolehan kursi di DPRD Kota Malang meningkat pada Pemilu 2024. Untuk mencapai target itu, mereka terus melakukan konsolidasi internal dan memanaskan mesin partai.
Target yang mereka kejar di Pemilihan Legislatif 2024 mendatang adalah 11 kursi. Target ini hampir separuh dari kursi legislatif yang mereka peroleh di Pileg 2019 lalu, sebanyak 6 kursi. Target ini pun telah dideklarasikan pada momen musyawarah daerah beberapa waktu lalu.
“Target, 2024 di amanah musda (musyawarah daerah) bagaimana bisa nyampai 11 kursi, sekarang 6 kursi setiap dapil (daerah pemilihan) satu, kecuali di Lowokwaru ada dua,” kata Ketua DPD PKS Kota Malang, Ernanto Joko Purnomo, Senin, (6/3/2023).
“Kalau misalnya ada salah satu dapil yang dirasa cukup berat (untuk mendapat tambahan kursi) mudah-mudahanan ada dapil lain yang bisa tiga kursi,” tambahnya.
Dalam Pileg 2024 nanti ada 45 kursi DPRD Kota Malang yang diperebutkan oleh semua partai politik peserta pemilu. Jumlah ini tersebar di lima daerah pemilihan (dapil). Yakni, Klojen, Sukun, Blimbing, Lowokwaru dan juga Kedungkandang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pks”]
Ernanto Djoko menuturkan bahwa PKS sudah mulai memanaskan mesin partai. Setiap Caleg diharapkan serius dalam mempersiapkan diri. Karena suara yang diperoleh Caleg berdampak pada suara partai. Dia pun meminta semua kader untuk saling berkolaborasi.
“PKS harus segera memanaskan mesin. Mesin kita kan, inginnya mesin diesel. Kita tidak kenal pemenangan mendekati pemilu. Sebenarnya kita tiada hari tanpa upaya pemenangan, tapi karena endingnya pemenangan di 2024, khususnya di Februari nanti, maka untuk teman-teman bacalon PKS untuk memulai gerak,” tandasnya. [luc/but]






