Ponorogo (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo terus mengonsolidasikan kekuatan menjelang Pemilu 2029. Ratusan kader dikumpulkan dalam sosialisasi hasil Muktamar PKB di Bali pada Agustus 2024 lalu di Gedung PGRI Ponorogo. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan internal partai.
Ketua DPC PKB Ponorogo, Ibnu Multazam, menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar menyampaikan hasil muktamar, tetapi juga momentum untuk memperbarui semangat perjuangan PKB di Bumi Reog. Dengan demikian, seluruh kader bisa bahu membahu dalam perjuangan menuju Pemilu 2029.
“Ini adalah recharge perjuangan untuk PKB agar semakin kuat dan tetap menjadi partai yang Rahmatan Lil Alamin. Tidak semua kader bisa hadir dalam Muktamar di Bali, sehingga kami kumpulkan di tingkat kabupaten untuk menyosialisasikan hasilnya,” jelas Ibnu, Jumat (21/3/2025).
PKB Ponorogo optimistis akan semakin solid dalam menghadapi Pemilu 2029. Targetnya bukan hanya mempertahankan kemenangan, tetapi menjadi pemenang sejati dengan perolehan kursi lebih banyak dibanding hasil Pemilu 2024.
“PKB Ponorogo harus semakin kuat. Tahun 2024 dengan jumlah kursi yang sama, kita berhasil mendapatkan kursi Ketua DPRD. Tahun 2029, kita harus menjadi the real winner,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, yang hadir dalam acara ini menekankan pentingnya kedisiplinan dalam struktur kepengurusan. Ketua DPRD Jatim tersebut menyampaikan hasil muktamar PKB yang digelar di Bali pada Agustus tahun lalu, termasuk keputusan untuk kembali menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB.
“DPW Jatim memiliki program sosialisasi hasil muktamar selama Ramadan. Semua kader harus tegak lurus dengan keputusan partai. Jika ada yang tidak sejalan, pasti ada konsekuensi, termasuk sanksi hingga PAW,” kata Musyafak.
Sebagai contoh, Musyafak menyinggung kasus PAW mantan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, yang dicopot dari kursi DPR RI karena dinilai tidak selaras dengan kebijakan partai.
Sosialisasi hasil muktamar ini digelar serentak di berbagai daerah di Jatim. Selain Ponorogo, kegiatan serupa juga dilakukan di Lumajang, Probolinggo, Sampang, dan Pamekasan. PKB Jatim memastikan bahwa seluruh kader di daerah siap menjalankan keputusan partai menuju Pemilu 2029 dengan lebih solid.
“Bulan Ramadan ini, kita lakukan sosialisasi hasil muktamar kepada kader-kader PKB di seluruh Jatim,” pungkasnya. [end/beq]






