Surabaya (beritajatim.com) – Pj Gubernur, Adhy Karyono menegaskan kepada semua federasi cabang olah raga Bulu Tangkis dalam jangka waktu lima bulan sebelum PON bisa menyumbangkan medali melebihi target yang ditetapkan.
Diketahui pada PON Papua 2020 lalu, bulu tangkis hanya bisa memperoleh 1 emas dari target yang telah di tetapkan oleh KONI Jawa Timur.
Maka Pj. Gubernur Adhy akan melihat kembali bagaimana keseriusan PBSI dalam menpersiapkan atletnya untuk PON mendatang karena ia sudah mengukur hasil dari cabor ini dari hasil pembinàan dan pra PON.
“Insya Allah target-target yang kita tetapkan akan tercapai dan tentunya dukungan dari semua pihak menjadi kunci. Karena itu perlu dorongan dan motivasi dari semua pihak,” sebutnya.
Dengan event kejuaraan bulu tangkis swasta nasional ini seharusnya PBSI bisa mempersipakan atlet usia muda karena event nasional ini bisa menjadi salah satu wadah bagi atlet yang dimulai dari kategori usia dini, anak, pemula, remaja, taruna, dan dewasa.
“Ini even yang sangat luar biasa, terbesar dari segi jumlah peserta, ada 1.692 yang daftar, kalau tidak dibatasi lebih dari dua ribu, dan ini terbanyak, nasional swasta yang diikuti oleh klub seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Pj. Gubernur Jatim ini juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus provinsi persatuan bulu tangkis seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur beserta jajarannya dan panitia yang telah bekerja keras. Sehingga kejuaraan ini dapat berjalan baik, lancar dan sukses.
“Ini membuktikan bahwa pengurus provinsi PBSI maupun stakeholder sangat mendukung pembinaan dan kemajuan olah raga bulu tangkis di Indonesia,” ucapnya. [way/aje]






