Jombang (beritajatim.com) – Pilpres 2024 semakin dekat, dan dukungan untuk Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto terus berkembang. Ini tercermin dari deklarasi yang dilakukan oleh Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) Kabupaten Jombang pada Minggu (17/9/2023) di sekitar Pasar Legi Jombang.
Pada acara tersebut, M. Iqbal terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Papera Jombang.
M. Iqbal mengungkapkan bahwa salah satu tujuan Papera adalah memberikan edukasi politik kepada pedagang, agar mereka bisa membuat pilihan yang tepat dalam Pilpres 2024. Ia menekankan bahwa Papera secara tegas mendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi tersebut.
“Selain itu, saya akan berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang kelontong, pedagang kaki lima, pedagang pasar, dan semua pedagang di Kabupaten Jombang,” tegas Iqbal.
Iqbal juga menyoroti situasi pedagang pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sering kali harus menghadapi pemindahan lokasi yang merugikan mereka, sehingga kehidupan mereka menjadi tidak pasti. Oleh karena itu, Papera bertekad untuk memperjuangkan kepastian hukum bagi mereka dalam berdagang di Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
Relawan Persatuan Nasional Jombang Konsolidasi Pemenangan Prabowo Presiden
Acara deklarasi ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Papera, Don Muzakir, calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Papera Jawa Timur, Farid Kurniawan, pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Jombang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang dari fraksi Partai Gerindra, serta sekitar 100 pedagang.
Don Muzakir menambahkan bahwa kehadiran Papera di Kabupaten Jombang diharapkan dapat memperkuat dan memberi semangat kepada para pedagang pasar untuk aktif berpartisipasi dalam Pemilu 2024.
“Hari ini kita melantik DPC Papera Jombang. Ini merupakan langkah terus bekerja di lapangan untuk merangkul pedagang lainnya, mengatasi permasalahan di pasar-pasar Jombang,” ungkapnya.

Menurut Don Muzakir, hingga saat ini, telah terbentuk kepengurusan DPC Papera di 10 daerah di Jawa Timur, jumlah ini cukup signifikan mengingat “roadshow” yang baru dimulai seminggu lalu.
“Kami telah melakukan pelantikan di berbagai wilayah di Jawa seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Di Pulau Jawa, kami telah membentuk 6000 pasar. Di Jawa Timur anggota yang kita data sebanyak 1,5 juta,” jelasnya. [suf]






