Mojokerto (beritajatim.com) – Mobil pikap pelat nomor W 8232 PR mengalami kecelakaan di Jalan Raya By Pass, tepatnya di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Sopir pikap yang diketahui warga Sidoarjo tewas dalam kecelakaan tersebut.
Tidak ada saksi mata dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 04.00 WIB. Kenek pikap sempat terjepit body mobil lantaran ringsek pada bagian depan.
Kenek berhasil keluar dari dalam mobil pikap setelah ditarik truk. Kenek keluar melalui kaca depan mobil pikap.
Sementara petugas dari Unit Laka Satlantas Polresta Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama sejumlah relawan, jenazah sopir pikap kenek dievakuasi.
Jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Korban diketahui atas nama Prisma Nur Riza (25), warga Dusun Ngaglik, RT 05, RW 02, Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Kenek bernama Edo Ma’arif (28) mengatakan, ia bersama korban dari Tulungagung hendak ke Surabaya.
“Berjalan dari Tulungagung hendak ke Sidoarjo. Berhenti sejenak di Simpang Lima Gumul, ganti sopir karena ngantuk. Oper. Saya kan ngantuk, ganti sopir katanya nggak ngantuk (korban),” ungkapnya.
Sehingga ia mengaku tidak mengetahui kronologi kejadian lantaran diminta korban untuk istirahat. Kenek baru terbangun setelah pikap yang selesai mengantar muatan cacing ke Tulungagung itu mengalami kecelakaan di jalur nasional.
“Saya diminta istirahat. Kronologi nggak tahu, tiba-tiba bangun di wilayah Mojokerto, saya nyungsep di bawah. Tahu-tahu sudah gitu. Mobil mblesek (ringsek) kena benturan kabinnya. Kayaknya habis benturan sama mobil besar, gitu. Saya tidur, bangun-bangun kondisinya sudah ringsek semua,” ujarnya.
Ia mengaku bisa keluar dari dalam mobil pick up yang ringsek setelah mobil pick up ditarik sebuah truk. Proses evakuasi berjalan dramatis lantaran membutuhkan waktu sekitar satu jam sebelum akhirnya ia berhasil keluar dari dalam mobil pick up.
“Saya bisa keluar lewat kaca depan. Saya terjepit kabin. Evakuasinya minta bantuan truk ditarik akhirnya bisa keluar. Evakuasi kurang lebih 1 jam dibantu relawan Mojokerto. Sudah perjalanan pulang, dari antar cacing ke Tulungagung,” katanya. [tin/beq]







