Pasuruan (beritajatim.com) – Libur Idulfitri 1443 H sudah hampir usai, banyak pemudik yang saat ini melakukan perjalanan kembali ke kota masing-masing. Tak sedikit pula para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua saat kembali.
Guna memfasilitasi para pemudik yang kembali melewati jalur pantura, sejumlah pos pantau mudik menyediakan pijat gratis. Terapi pijat gratis ini bisa dirasakan di Pos Terpadu di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan atau tepat di depan Pasar Besar.
Tak hanya fasilitas terapi pinat gratis, para pengendara motor baik roda dua dan roda empat bisa merasakan tes kesehatan secara cuma-cuma. Sehingga banyak pengendara yang senang dengan adanya fasilitas ini. Salah satunya Susanto asal Ponorogo.
“Saya sangat senang dengan adanya fasilitas yang disediakan di pos pelayanan ini karena tak hanya pijat ada tes kesehatan juga yang gratis. Meski harus jalan 6-7 jam jika ada pos seperti ini saya pasti selalu segar,” ungkapnya.
Susanto juga mengatakan waktu istirahat adalah prioritas utamanya saat berkendara menggunakan sepeda motor. Jadi, ia sempatkan untuk berhenti di beberapa pos atau rest area di beberapa tempat yang dilewati.
“Tadi berhenti di Nganjuk, terus sekarang di sini di Pasuruan. Alhamdulilah terbantu sekali, pegal-pegal terasa hilang,” kata Susanto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-lebaran”]
Hal serupa juga diungkap oleh Siswandi, seorang pemudik yang kelelahan berkendara. Ia diberhentikan oleh petugas karena terlihat kecapekan. Setelah itu, ia kemudian langsung mendapat cek kesehatan gratis dan juga terpai pijat gratis di pos terpadu tersebut.
“Tadi sempat dicegat oleh petugas dan disuruhnya menepi, setelahnya menepi ternyata ada fasilitas seperti ini (pijat). Alhamdulillah, sekarang jadi segar lagi dan rasa lelah seketika hilang,” ucapnya. [ada/but]






