Surabaya (beritajatim.com) – Satgas Covid-19 Kota Surabaya mengangkut replika boneka serial Squid Games, yang ada di Jalan Tunjungan, Minggu (10/10?2021). Hal itu lantaran keberadaan boneka tersebut menimbulkan kerumunan.
Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, dalam membongkar dan membawa boneka tersebut, pihaknya dibantu oleh petugas Satpol PP dan anggota Polrestabes Surabaya. “Dibantu oleh Satpol PP dan Polrestabes,” kata Irvan, Senin (11/10/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19-surabaya”]
Tindakan tersebut, kata Irvan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Surabaya. Mengingat, boneka itu sudah menimbulkan kerumunan sejak didirikan pada Kamis (7/10/2021). “Segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan berdampak pada ketentraman dan ketertiban masyarakat kita antisipasi,” jelasnya.
Selain alasan menimbulkan kerumunan, boneka anak asal Korea Selatan tersebut juga tidak memiliki izin. Oleh karenanya, petugas membawanya untuk digunakan sebagai barang bukti. “Apalagi kita tanya mereka (pemilik boneka) tidak berizin sama sekali,” ucapnya.
Irvan mengungkapkan, saat ini boneka tersebut sudah berada di kantor Satpol PP Kota Surabaya. Selain itu, sang pemilik juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan kepada pihaknya. “(Boneka) ada di kantor Satpol PP, BPB linmas. Hari ini (pemilik) dipanggil Satpol PP,” ungkapnya. [ang/suf]






