Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah mobil pick up tabrak belakang truk Fuso di Tol Ngawi KM 533 masuk Desa Sambirejo, Mantingan, Ngawi, Senin (31/1/2022) pukul 11.00. Hantaman keras mobil pick up mengakibatkan kernet pick up tewas di lokasi kejadian akibat terjepit bodi mobil yang ringsek.
Kejadian berawal saat pick up yang dikemudikan Suprayogi (22) warga Jalan Musi, Kecamatan Bedagung, Nganjuk, Jawa Timur, berjalan dari arah belakang truk Fuso muatan popok dengan kondisi oleng. Kemudian, langsung menabrak bagian belakang truk Fuso yang dikemudikan Rustam Pakpahan (34) warga Serbajadi, Natar, Lampung Selatan. Karena benturan, Rustam kaget dan menghentikan kendaraan kemudian mengecek kondisi sopir dan kenek pick up, Bagus Prasetyo (22).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
“Sepengetahuan saya, tadi sopir pick up itu mengantuk. Berkendara kecepatan tinggi, tidak bisa dikendalikan hingga menabrak kendaraan saya. Saya langsung ambil kiri agar tak terjadi tabrakan beruntun. Sopirnya luka ringan, keneknya meninggal dunia karena kejepit kendaraan,” kata pengemudi truk Fuso, Rustam Pakpahan, Senin (31/1/2022).
Terpisah, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Zainul Imam Syafi’i membenarkan kejadian tersebut. Dia menerangkan kalau kecelakaan di lajur lambat jika truk fuso ditabrak belakang oleh pick up. Diduga sopir mobil pick up mengantuk dan keduanya sempat terjepit.
“Kami sudah lakukan olah TKP. Memang sopir pick up ini mengantuk. Sehingga terjadi tabrak belakang, satu orang meninggal dunia. Untuk korban luka kami bawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi,” kata Imam, Senin (31/1/2022).
Imam menambahkan kalau pihaknya mengamankan truk Fuso dan mobil pick up yang terlibat kecelakan ke Kantor Unit Laka Satlantas Polres Ngawi sebagai barang bukti. Petugas melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. (fiq/kun)






