Jember (beritajatim.com) – Ada delapan tim yang akan mengikuti turnamen sepak bola amputasi Piala Menpora di Jakarta, 25-28 November 2022. Persaj (Persatuan Sepakbola Amputasi Jakarta) akan jadi lawan terberat klub asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, Persaid (Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember).
“Sekitar 80-85 persen komposisi tim mereka diperkuat pemain tim nasional. Kebanyakan pemain tim nasional bernaung di sana,” kata Rixhi yang juga Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI), ditulis Sabtu (5/11/2022).
Persaj juga kuat secara finansial. “Mereka didukung penuh Dinas Kepemudaan dan Olahraga DKI Jakarta. Pemain di sana tidak seperti pemain di Jember yang asal mau latihan. Di sana mereka bermain dengan nilai kontrak,” kata Rixhi.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepak-bola-amputasi”]
Kendati menghadapi lawan berat, Rixhi tetap memasang target juara. Hanya dengan menjadi juara, Persaid akan berkesempatan mengikuti kejuaraan Liga Champions Asia 2023. “Kami menitikberatkan latihan pada pembenahan koordinasi antarlini dan passing-passing,” katanya.
Persaid sebenarnya tak bisa diremehkan. Ada 13 pemain yang tergabung dalam klub yang berdiri pada 2019 ini. Empat pemain di antaranya berstatus pemain tim nasional yang bertanding dalam Piala Dunia Sepak Bola Amputasi di Turki awal Oktober lalu.
Jadi Rixhi mengatakan Persaid belum akan merekrut pemain baru. “Tapi kami tetap akan membuka pintu bagi siapapun yang mau berlatih di Persaid, baik warga Jember maupun di lingkup Eks Karesidenan Besuki,” katanya.
Persaid kini mempersiapkan diri secara teknis dan finansial. “Kami sekarang menyiapkan tim, baik pemain dan strategi, serta finansial,” kata Rixhi.
Rixhi berharap Pemerintah Kabupaten Jember bisa mendukung Persaid secara finansial. “Tapi jika tidak, ya kami berharap mereka bisa mencarikan jalan untuk mencari sponsor dari swasta,” katanya. [wir/suf]






