Gresik (beritajatim.com) – Petugas gabungan TNI-Polri melakukan razia di rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Gresik. Razia ini sempat membuat kaget warga binaan yang menghuni di rutan tersebut. Razia ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini adanya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Kelas IIB Gresik.
Kepala Rutan Gresik Disri Wulan Agus Tomo menuturkan, kegiatan razia gabungan tersebut merupakan program rutin sebagai salah satu komitmen Rutan Gresik terkait “Zero Halinar” (Handphone, Pungli dan Narkoba). “Razia gabungan kami lakukan dengan melibatkan Koramil Cerme dan Polsek Cerme melakukan razia,” tuturnya, Kamis (21/12/2023).
Ditambahkan Disri, saat melakukan razia anggota gabungan tetap mengkedepankan pendekatan humanis, dan memperhatikan situasi agar tetap kondusif, selain melakukan razia juga dilakukan tes urine kepada 30 warga binaan. “Tes urine yang kami lakukan sebagai tindakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap NArkotika (P4GN),” imbuhnya.
Lebih lanjut Disri mengungkapkan bahwa kegiatan tes urine ini menjadi komitmen Rutan kelas IIB Gresik untuk memberantas peredaran narkotika di dalam sehingga menjadikan Rutan kelas IIB bersih dari narkoba.
“Hasil dari razia blok hunian masih ditemukan berupa sajam yang dibuat dari sendok, pecahan kaca dan beberapa kabel. Semua kami sita dan dimusnahkan. Sedangkan tes urine dari 30 warga binaan hasilnya negatif semua,” pungkasnya. [dny/kun]






