Gresik (beritajatim.com)- Petugas Damkarla Gresik terpaksa membongkar gapura pintu masuk saat memadamkan api yang melalap toko snak di Jalan Sidodadi Desa Sembayat, Kecamatan Manyar.
Semula petugas Damkarla kesulitan masuk ke lokasi kebakaran karena mobil terhalang gapura. Untuk mengatasi hal itu, petugas dibantu warga membongkar gapura yang menghalangi mobil damkarla.
Setelah berhasil dibongkar, petugas damkarla dengan cepat memadamkan api toko snack milik Budi warga Desa Sembayat, Gresik.
Saat pemadaman, toko tersebut dalam kondisi tutup tidak melayani warga. Diduga penyebab kebakaran ini akibat korsleting listrik dari freezer atau pendingin. Percikan api kemudian merembet ke bahan yang mudah terbakar. Sehingga dalam hitungan detik melalap seisi toko.
Tak ingin api terus berkobar, salah satu toko menghubungi call center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik. Petugas piket yang menerima laporan langsung bergegas menuju ke lokasi dengan memakai alat perlengkapan diri (APD).
“Kami mengerahkan 14 personel dibantu 3 unit mobil damkar serta mobil suplai air,” ujar petugas piket Damkarla Gresik, Teguh Priyanto, Selasa (29/10/2024).
Setelah berjibaku selama 2,5 jam, api yang berkobar menghanguskan toko snack milik warga berhasil dipadamkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena toko yang dilalap api kondisinya tutup. Kerugian material ditaksir Rp50 juta,” pungkas Teguh. [dny/suf]






