Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Representatif Wahyu Redjo, Diana Kusuma Atmaja, resmi menggelar Pesta Kilau Emas Vol. 2 di Atrium LG Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya, Rabu (31/12/2025). Acara ini berlangsung selama lima hari, mulai 31 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang jual beli logam mulia, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap industri kreatif perhiasan dalam negeri. Wahyu Redjo menggandeng empat pabrik emas nasional, yakni YT Gold, BG Gold, HWT Gold, dan Ayu Gold, untuk menghadirkan beragam koleksi perhiasan terbaru.
Menurut Diana, kualitas perhiasan produksi pabrikan lokal saat ini sudah sangat kompetitif dan mampu bersaing dengan produk mancanegara. Melalui kolaborasi ini, pihaknya ingin menumbuhkan kepercayaan sekaligus kebanggaan masyarakat terhadap karya anak bangsa.
“Kami ingin tunjukkan bahwa produk lokal itu juara. Dengan menggandeng empat pabrik besar seperti YT, BG, HWT, dan Ayu Gold, kami ingin masyarakat makin percaya dan bangga pakai perhiasan karya anak bangsa,” ujar Diana.
Diana menambahkan, kolaborasi dengan pabrik emas nasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri perhiasan lokal. Pada Pesta Kilau Emas Vol. 2, konsep acara juga dikemas lebih personal agar pengunjung merasakan suasana perayaan akhir tahun, bukan sekadar transaksi jual beli.
“Pendekatan tahun ini terasa lebih personal. Kami ingin setiap orang yang datang merasa sedang merayakan akhir tahun, bukan sekadar bertransaksi di depan meja kasir,” tambahnya.
Konsep tersebut diwujudkan dengan menghadirkan suasana belanja yang santai dan ramah keluarga, tanpa menghilangkan nilai investasi dari emas yang dibeli pengunjung.
“Emas itu kan barang yang bernilai emosional. Jadi, kami bikin konsepnya beda. Pengunjung bisa belanja sambil santai, menikmati suasana seru bareng keluarga, tapi tetap pulang dengan investasi yang aman,” imbuh Diana sambil menunjukkan sejumlah koleksi emas.
Selain menghadirkan koleksi perhiasan emas kuning dan emas putih terbaru, mulai dari cincin, gelang, hingga kalung bermotif shimmer serta desain yang terinspirasi dari Bulgari dan butterfly, Wahyu Redjo juga menawarkan beragam program apresiasi bagi pelanggan. Sejumlah promo dan undian disiapkan untuk menarik minat pengunjung selama acara berlangsung.
“Kami ingin kasih pengalaman yang berkesan. Jadi, beli emasnya dapat investasinya, eh siapa tahu pulangnya malah bawa mobil baru atau motor baru dari undian kami,” ungkap Diana sembari tersenyum.
Melalui Pesta Kilau Emas Vol. 2, Wahyu Redjo berharap industri perhiasan emas lokal semakin dikenal luas, sekaligus mendorong masyarakat untuk memilih produk perhiasan nasional dengan kualitas terpercaya dan desain eksklusif. [way/beq]






