Jember (beritajatim.com) – Empat orang pesilat Kabupaten Jember berhasil merebut 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perusnggu dalam pertandingan pencak silat Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII di Auditorium Universitas Darul Ulum, Kabupaten Jombang, Jumat (25/8/2023).
Para atlet peraih emas itu adalah Muhammad Riski (medali emas Kelas C putra), Muhammad Fitra Budi Hariyanto (medali perak Kelas D putra), Sultan Dida Haqiqi (medali perunggu Kelas F putra), dan Fikri Ferdian (medali perunggu Kelas G putra).
Dalam Porprov VII tahun lalu, Risky hanya merebut medali perunggu. Dia tahun ini meraih emas dengan mengalahkan pesilat Surabaya yang meraih emas dalam porprov sebelumnya. Sementara Fitra baru pertama kali berlaga di porprov dan langsung menyabet perak.
“Ini medali emas pertama yang diraih kontingen Jember dalam Porprov VIII. Mudah-mudahan bisa membuka jalan bagi atlet-atlet Jember lainnya untuk berprestasi,” kata Bayu Mardika Dinarta, manajer kontingen pencak silat Jember.
Capaian prestasi kali ini lebih baik daripada Porprov VII tahun lalu. Saat itu, Jember hanya meraih 1 perak dan 6 perunggu dari cabor pencak silat. Tahun ini dengan 19 atlet yang turun di 15 nomor capaian ini sudah sesuai target.
Bayu mengatakan, seharusnya medali emas yang diraih bisa lebih banyak jika dua pesilat putri yakni Sauzan Sabita dan Novianti serta pesilat putra Langgam Randu bisa ikut serta. “Usia mereka baru 16 tahun, tidak memenuhi syarat minimal 17 tahun. Mereka mewakili Jatim dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Palembang,” katanya.
Bayu bangga dengan capaian para atlet. “Ini hasil pemusatan latihan selama enam bulan secara mandiri, karena pemerintah daerah hanya membiayai 16 kali latihan,” katanya.
Bayu yakin pencak silat akan menyumbangkan medalu lebih banyak dalam porprov berikutnya. “Tiga atlet yang saat ini memperkuat Jatim dalam Popnas sudah bisa diturunkan,” katanya.
Keberhasilan para pesilat Jember ini diharapkan Bayu bisa dihargai selayaknya. “Kami berharap ada reward yang lebih besar daripada porprov sebelumnya. Kalau porprov kemarin kan medali peraih emas mendapat bonus Rp 25 juta, perak Rp15 juta, dan perunggu Rp 5 juta,” katanya. [wir]






