Pamekasan (beritajatim.com) – Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Moh Mahfud mengimbau mahasiswa agar tidak berhenti belajar, sekaligus selalu mengembangkan sikap dan keterampilan yang dimiliki.
Hal tersebut disampaikan saat memberi sambutan dalam Program Yudisium 2023 di Auditorium Perguruan Tinggi yang beralamat di jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Kamis (9/11/2023).
Dalam program tersebut, tampak hadir Ketua Yayasan Al-Khairat, KH Ahmad Mahfud Abd Qodir, jajaran rektorat, para dekan, kaprodi hingga civitas akademika IAI Al-Khairat Pamekasan.
“Yudisium ini merupakan suatu keputusan yang menyatakan bahwa mahasiswa sudah dinyatakan tuntas dari beragam hal maupun kewajiban akademik, mulai dari bidang administrasi hingga beragam jenis kewajiban lainnya,” kata Moh Mahfud.
Baca Juga: 319 Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Ikuti Program Yudisium 2023
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga sangat berharap para peserta yudisium tersebut dapat mengamalkan ilmu sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. “Terpenting juga harus selalu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
“Jadi dengan status (sarjana) ini, para mahasiswa dinyatakan sudah menyelesaikan program pendidikan di perguruan tinggi, sehingga stratafikasi sosial tentunya juga semakin tinggi, dan ini merupakan salah satu tanggungjawab yang besar,” imbuhnya.
Dari itu ia berpesan bagi para mahasiswa khususnya peserta yudisium, agar tidak berhenti menimba ilmu sekalipun sudah berstatus sebagai sarjana. Sebab menuntut ilmu, mengembangkan sikap dan keterampilan tidaklah terbatas.
Baca Juga: Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Salurkan Bantuan Bagi Warga Palestina
“Oleh karena itu, jangan berhenti belajar, kembangkan sikap dan keterampilan inovatif, sehingga dapat memotivasi dan mendorong pada aspek kehidupan yang lebih bermartabat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Yudisium 2023 IAI Al-Khairat Pamekasan, diikuti sebanyak 319 mahasiswa yang dinyatakan secara resmi menyandang status sebagai sarjana sesuai dengan program studi masing-masing.
Jumlah tersebut merupakan mahasiswa dari tiga fakultas berbeda, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (EBIS) sebanyak 106 mahasiswa, sebanyak 41 mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin, serta sebanyak 172 mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah. [pin/ted]






