Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka HUT ke-27 dan mendukung target dekarbonisasi Indonesia, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menanam 11.498 bibit pohon di berbagai lokasi di wilayahnya.
Penanaman pohon ini dilakukan di Kabupaten Gresik, Lombok Barat, Tuban, Jembrana, Magetan, dan Kota Malang. Jenis bibit pohon yang ditanam meliputi mangrove dan pohon daratan.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung dekarbonisasi.
“Selain melestarikan lingkungan, penanaman pohon ini juga mengenalkan bisnis baru Pertamina Patra Niaga sebagai Decarbonization Partner. Tahun 2024 ini, Pertamina Patra Niaga diberikan penugasan untuk mengelola Carbon Trading,” ujar Ahad.
Carbon trading adalah mekanisme di mana perusahaan yang menghasilkan emisi CO2 dapat membeli carbon credit dari pihak lain yang telah melakukan upaya dekarbonisasi, seperti penanaman pohon.
Pertamina Patra Niaga menawarkan solusi dekarbonisasi bagi industri, termasuk penanaman pohon dan teknologi carbon capture.
Ahad menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini juga merupakan bagian dari program Hutan Pertamina dan berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) poin 13 dan 15.
“Dekarbonisasi menjadi sangat penting untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim. Aksi dekarbonisasi yang berkelanjutan dari Pertamina adalah langkah penting untuk menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Ahad. [rea/but]






