Tuban (beritajatim.com) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Fuel Terminal (FT) Tuban menyalurkan bantuan sebanyak 100 unit kompor kepada warga yang terdampak bencana banjir di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. Rabu (11/06/2025)
Adapun penyaluran bantuan dilakukan langsung dipimpin oleh Fuel Terminal Manager, Rahmad Febriadi, dan didampingi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban.
Menurutnya, akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada akhir Mei 2025 menyebabkan Sungai Kali Kening atau anak sungai dari Bengawan Solo meluap dan merendam puluhan rumah warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban.
“Sedikitnya 80 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang mengakibatkan terganggunya aktivitas harian masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak dan menyediakan makanan bagi keluarga,” ungkap Rahmad Febriadi.
Sehingga, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak dan bagian dari respon cepat perusahaan dalam situasi darurat. “Bantuan kompor ini menjadi kebutuhan mendesak agar warga tetap dapat menyiapkan makanan di tengah keterbatasan,” imbuhnya
Sementara itu, Kepala Desa Sidomukti, H. Slamet mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tuban. “Bantuan ini sangat bermanfaat dalam membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama masa banjir,” ujar H. Slamet.
Langkah ini juga sebagai upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan ketangguhan masyarakat, dan respons terhadap dampak bencana.
Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi juga menambahkan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi krisis merupakan komitmen nyata tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Kami berupaya untuk terus hadir dan tanggap terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Serta, hal ini bagian dari tanggung jawab sosial Pertamina yang mengedepankan solidaritas dan keberlanjutan,” tutur pria yang akrab disapa Ahad itu.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus memperkuat ketangguhan masyarakat melalui program tanggap bencana yang terencana. “Ini merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Ahad. [dya/ian]






