Tuban (beritajatim.com) – Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban menggelar simulasi keadaan darurat di Desa Sumur Sumber 1A, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, pada Rabu (17/7/2024).
Simulasi yang berlangsung hingga sore hari ini melibatkan ratusan personel dari BPBD Tuban, TNI/Polri, Damkar Tuban, relawan bencana, PHE TEJ, Pemerintah Desa setempat, Camat, dan PT Sumber Aneka Gas (SAG).
Skenario Kebocoran Gas dan Kebakaran
Simulasi kali ini menguji kesiapsiagaan dan penanggulangan keadaan darurat di Sumur Sumber 1A. Skenario yang dijalankan adalah terjadinya semburan gas dan kebakaran dari pipeline wellhead sumur di Lapangan Sumber 1A, dengan kondisi angin mengarah ke pemukiman dan menimbulkan radiasi panas yang meresahkan warga.
Taktik Pemadaman dan Evakuasi
Dalam simulasi, Tactical Response Team (TRT) yang tidak dapat mengatasi kebakaran, membutuhkan bantuan Damkar dan BPBD Tuban untuk pemadaman api dan evakuasi warga. Dalam kurun waktu dua jam, kebocoran gas dapat dikendalikan, api berhasil dipadamkan, dan warga berhasil dievakuasi ke Tempat Evakuasi Sementara (TES).
Komitmen Keselamatan dan Kolaborasi
Pjs. Manager TEJR Field Ari Setiawan, selaku on scene commander atau pejabat yang bertugas mengkoordinasikan dan mengendalikan unsur-unsur SAR di lapangan, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan komitmen PHE TEJ untuk mengedepankan keselamatan dan kesiapsiagaan dalam operasi, serta berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk kelancaran operasi.
Persiapan Anomali Operasional
Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa latihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan semua pihak dalam penanggulangan anomali yang mungkin terjadi dalam operasi di PHE TEJ, terutama di Lapangan Sumber. Mengingat dalam waktu dekat gas plant Sumber akan segera beroperasi, sehingga kegiatan yang berhubungan dengan hydrocarbon/gas bumi menjadi lebih intens.
Dukungan Stakeholder dan Kesigapan Tanggap Darurat
Oleh karena itu, dukungan dari seluruh stakeholder di wilayah Tuban sangat diperlukan untuk menjaga agar operasional di Lapangan Sumber berjalan aman dan lancar. Latihan ini menjadi penting untuk dilakukan secara bersama-sama dengan BPBD, Kepolisian, Kodim, dan masyarakat, karena kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Komitmen HSSE Pertamina EP Cepu
General Manager Pertamina EP Cepu Regional Indonesia Timur Zona 11 – Zulfikar Akbar menambahkan bahwa simulasi ini merupakan Field Training Excercise (FTX) yang dilakukan secara berkala sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
“Harapannya ini merupakan wujud komitmen Perusahaan terhadap aspek HSSE yang merupakan salah satu faktor utama penunjangan kehandalan operasi,” ujar Zulfikar Akbar. (ted)






