Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 12 persen pada 2024, khususnya pada segmen transportasi gas dan minyak.
“Kami optimis tren pertumbuhan ini akan berlanjut, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi nasional, potensi sumber gas baru, serta integrasi infrastruktur pipa Jawa–Sumatera yang akan memperkuat keandalan pasokan energi,” ujar Direktur Komersial Pertamina Gas, Ryrien Marisa, dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini.
Ryrien menegaskan komitmen Pertagas untuk memberikan layanan prima bagi seluruh pelanggan, mulai dari sektor industri, UMKM, hingga rumah tangga. Dengan jaringan infrastruktur energi yang luas, handal, dan terintegrasi, Pertagas berperan sebagai penghubung utama gas bumi dan minyak dari sumber produksi hingga sampai ke tangan pelanggan di seluruh Indonesia.
“Kepercayaan pelanggan adalah aset penting bagi Pertagas. Di Hari Pelanggan Nasional ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelanggan yang telah mempercayakan Pertagas sebagai mitra energi,” kata Ryrien.
Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menambahkan bahwa keunggulan utama Pertagas terletak pada infrastruktur energi yang terintegrasi. Ia menekankan pentingnya konektivitas jaringan pipa Jawa dan Sumatera yang merupakan pusat industri nasional. Dengan infrastruktur gas dan minyak bumi yang andal, Pertagas diyakini mampu mendukung pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, sekaligus penguatan ekonomi nasional.
“Pertagas mengelola 2.713 km pipa transmisi gas bumi yang terkoneksi dengan jaringan Subholding Gas Pertamina, serta 605 km pipa transmisi minyak bumi. Sepanjang 2024, Pertagas menyalurkan 560.523 MMSCF gas bumi dan 59 juta barel minyak bumi,” jelas Agung.
Pertumbuhan pelanggan yang dicapai Pertagas diharapkan menjadi fondasi kuat untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi perusahaan sebagai tulang punggung pasokan energi nasional. [hen/ian]







