Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri sukses mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri setelah menaklukkan Bali United dengan skor ketat 3-2 dalam laga perdana putaran kedua Super League. Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan tim berjuluk Macan Putih di hadapan ribuan suporternya yang memadati stadion.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku sangat puas setelah timnya dapat meraih kemenangan penting di kandang tersebut. Performa impresif anak asuhnya diakui sebagai buah dari kerja keras kolektif di tengah tekanan pertandingan yang tinggi.
“Pertama-tama, saya sangat senang dengan kemenangan ini. Senang untuk pemain, staf, dan suporter karena kami benar-benar membutuhkan kemenangan ini,” ujar Marcos.
Ia mengakui bahwa pada 25-30 menit awal pertandingan, timnya sempat kesulitan untuk menguasai bola dan merasa tidak nyaman dalam permainan. Tekanan yang diberikan tim tamu sempat membuat lini pertahanan Persik harus bekerja ekstra keras untuk meredam serangan. Namun, perubahan taktik dan formasi di tengah laga membuat permainan Persik membaik secara signifikan.
“Setelah kami mengubah formasi saat menguasai bola, tim mulai merasa lebih nyaman. Dari hal tersebut kami bisa mencetak tiga gol, dan itu cukup untuk mengamankan kemenangan hari ini,” jelasnya.
Marcos juga memberikan kredit kepada lawan yang dinilainya sebagai tim berkualitas dan mampu menyulitkan permainan Persik di awal laga. Meski demikian, ia menilai para pemainnya pantas mendapatkan kemenangan tersebut karena mampu merespons instruksi pelatih dengan sangat baik di lapangan.
Menanggapi keputusan memainkan tiga pemain Spanyol di lini tengah, Marcos menjelaskan bahwa ia sangat percaya pada kualitas, pengalaman, dan pemahaman permainan terhadap mereka. Komposisi ini terbukti ampuh dalam memenangkan duel di sektor krusial.
“Kami memainkan Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena kami tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” ujar Marcos.
Ia juga memuji kontribusi Adrian Luna dalam membangun serangan serta berharap sang pemain bisa kembali mencetak gol di laga-laga berikutnya untuk menjaga tren positif tim.
“Saya senang Adrian Luna mencetak gol pertamanya. Saya harap dia bisa mencetak tiga atau empat gol lagi di laga-laga selanjutnya,” tutupnya.
Sementara itu, Adrian Luna mengaku bahagia bisa meraih kemenangan di kandang, terlebih setelah timnya menelan hasil negatif pada laga sebelumnya. Kemenangan ini dianggap sebagai pelecut motivasi untuk menatap sisa kompetisi.
“Seperti yang dikatakan pelatih, setelah dua kekalahan, kemenangan ini sangat penting. Kami punya beberapa momen bagus di pertandingan ini, dan yang terpenting adalah tim menang,” kata Luna.
Terkait gol pertamanya bersama Persik, Luna menegaskan bahwa pencapaian individu bukanlah hal utama baginya. Pemain asal Uruguay ini lebih mengedepankan kepentingan kolektif untuk membawa Persik merangkak naik di klasemen.
“Saya selalu bilang, saya tidak peduli siapa yang mencetak gol. Yang penting adalah tim menang. Kami semua punya tujuan yang sama,” tambahnya.
Diketahui, gol Persik Kediri dicetak oleh Jose Enrique Rodriguez di menit 29′ dan 42′, serta satu gol berikutnya dicetak oleh Adrian Nicolas Luna Retamar di menit 45+2. Dominasi Persik di babak pertama menjadi kunci utama keberhasilan mereka mengunci kemenangan atas Bali United.
Persik Kediri sukses mengawali laga kandang kali pertama di putaran kedua Super League dengan hasil manis. Bermain di hadapan suporter sendiri, tim berjuluk Macan Putih mampu meraih kemenangan dengan skor akhir 3-2 menghadapi Bali United. [nm/kun]






