Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri menggelar latihan bersama dengan Gresik United di Kediri Soccer Field sebagai bagian dari persiapan menghadapi lanjutan kompetisi Super League musim 2025/2026.
Latihan ini menjadi momentum penting bagi skuad Macan Putih untuk menjaga kebugaran fisik dan ritme permainan setelah dua pekan tanpa pertandingan resmi.
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, menegaskan bahwa agenda latihan bersama ini difokuskan untuk memulihkan kondisi permainan para pemain. “Ya, ini penting untuk kita dapatkan match fitness bagi para pemain setelah dua minggu libur. Di mana untuk mendapatkan match fitness amat penting sebelum kita bermain minggu depan,” ujarnya.
Ong juga memastikan bahwa latihan bersama dengan Gresik United menjadi satu-satunya uji coba sebelum laga resmi berikutnya. “Tidak ada latihan bersama lagi, kita langsung ke pertandingan menghadapi Borneo FC,” tegasnya.
Kabar baik datang dari posisi penjaga gawang. Leonardo Navacchio, kiper andalan Persik Kediri, mulai kembali mengikuti latihan rutin bersama tim. Kiper asal Brasil berusia 28 tahun itu sebelumnya absen beberapa laga karena cedera lutut, namun kini sudah menunjukkan tanda-tanda pulih.
Kembalinya Leo yang memiliki tinggi badan 189 cm menjadi angin segar bagi Persik Kediri jelang laga tandang ke markas Borneo FC (Pesut Etam) pada 18 Oktober 2025 mendatang. Dengan komposisi yang kian lengkap, Ong Kim Swee memiliki keleluasaan untuk meracik formasi terbaik demi mencuri poin penting di kandang lawan.
Meski begitu, Ong mengaku tetap akan memantau kondisi Leo secara hati-hati. “Soal Leo, saya tidak ingin terburu-buru. Kita harus pastikan kondisinya benar-benar fit sebelum menentukan apakah akan dibawa ke Borneo atau tidak,” ungkapnya.
Pelatih asal Malaysia itu menambahkan, masa jeda kompetisi ini menjadi waktu berharga untuk memulihkan pemain yang cedera serta memperbaiki kekurangan tim.
“Ini sangat baik. Ada banyak ruang bagi pemain kita yang cedera untuk bisa pulih. Selain itu, waktu sekitar 10 hari ke depan akan kita manfaatkan untuk mematangkan persiapan, termasuk memperbaiki apa yang menjadi kelemahan tim,” imbuhnya. [nm/kun]






