Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri sedang bagus-bagusnya saat ini. Klub berjuluk Macan Putih tersebut meraih delapan kemenangan beruntun di penghujung Liga 1 2022/2023.
Sekarang, tim kebanggan Persikmania itu mengincar kemenangan kesembilan. Mereka ingin melakukannya saat menjamu Persikabo 1973 pada Jumat (7/4) malam di Stadion Brawijaya.
Di atas kertas, Persik seharusnya tidak menemui hambatan besar di pertandingan ini. Pertama, rekor delapan kemenangan beruntun di Liga 1 membuat kondisi psikis tim polesan Divaldo Alves tersebut sedang sangat bagus. Kedua, mereka akan bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya.
Stadion kebanggan Kota Tahu itu menjadi tempat yang cukup anker bagi lawan-lawan Persik saat ini. Dalam 16 pertandingan kandang musim ini, Persik telah meraih tujuh kemenangan dan tiga kali seri. Enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
https://beritajatim.com/olahraga/persik-kediri-perpanjang-kontrak-4-pemain-diantaranya-faris-aditama/
Kekalahan terakhir Persik di Stadion Brawijaya terjadi dalam partai melawan PSIS Semarang pada 4 Februari lalu. Artinya, klub kebanggan Persikmania itu selalu sapu bersih pertandingan home sejak akhir Februari hingga penghujung Maret.
Rans Nusantara, Barito Putera, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Persita Tangerang adalah deretan tim yang tersungkur di Stadion Brawijaya.
Jika melihat tren apik Persik, bukan tidak mungkin Persikabo 1973 menjadi korban selanjutnya. Apalagi ini akan menjadi laga pemungkas Macan Putih di Stadion Brawijaya musim ini. Tentu Persik akan mengejar happy ending di kandang sendiri.
Kans untuk mengalahkan Persikabo 1973 di Stadion Brawijaya makin terbuka lebar. Mengingat tim asal Bogor itu punya catatan buruk ketika away.
Dari total 15 laga tandang, Persikabo 1973 menelan sembilan kekalahan, tiga kali seri, dan tiga kali menang. Mereka kali terakhir menang away saat berjumpa PSS Sleman pada 26 Februari lalu.
Bagaimana dengan head to head kedua tim? Persik dan Persikabo 1973 sudah empat kali berjumpa di semua ajang. Hasilnya, Persik dan Persikabo 1973 sama-sama meraih satu kemenangan dan dua kali imbang. (sya/ted)






