Lamongan (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PPKM tentu berimbas terhadap keberlangsungan beberapa bidang, tak terkecuali bidang pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan belajar mengajar di Lamongan juga harus dilakukan secara daring selama Pandemi ini. Hal tersebut dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan.
Sehubungan dengan hal tersebut, pada momen peringatan Hari Pramuka ke 60 kali ini, diketahui ada sebanyak 300 siswa SMP Negeri I Kembangbahu Lamongan yang sedang menjalani vaksinasi Covid-19, di lingkungan sekolah, pada Sabtu (14/8/2021). Vaksinasi ini dimaksudkan sebagai persiapan menuju Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dalam kesempatan itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) langsung meninjau ke lokasi dilaksanakannya vaksinasi bagi para pelajar tersebut. Pihaknya ingin memastikan bahwa proses vaksinasi yang dilakukan itu berjalan lancar dan aman.
“Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Pramuka. Kami berharap dengan dilaksanakan vaksinasi dan rapid ini, nantinya dapat membentuk herd imunity di Kabupaten Lamongan terutama di lingkungan pendidikan dan siswa,” terang Bupati YES saat meninjau di lokasi vaksinasi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-lamongan”]
Lebih lanjut, Bupati YES juga menyampaikan akan pentingnya dilakukan vaksinasi bagi para pelajar. Menurutnya, pembentukan herd immunity bagi para pelajar harus segera dilaksanakan sesuai target, hal itu dimaksudkan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Tujuan dari vaksinasi ini adalah untuk membentuk herd immunity siswa, sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Sementara ini, di Kabupaten Lamongan kegiatan belajar mengajar sepenuhnya dilakukan secara daring sesuai dengan ketentuan PPKM di wilayah Jawa dan Bali,” paparnya. [riq/but]






