Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan sukses meraih kemenangan 2-0 atas Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (28/3/2026). Namun, kemenangan tersebut belum sepenuhnya menandakan bahwa masalah lini depan Laskar Joko Tingkir telah terselesaikan.
Meski mampu mencetak dua gol, Persela masih terlihat kesulitan dalam mengonversi peluang menjadi gol. Dalam laga tersebut, sejumlah peluang matang justru terbuang sia-sia.
Jika melihat performa sebelumnya, persoalan ini memang sudah cukup lama menghantui tim asuhan Bima Sakti. Dalam delapan pertandingan sebelum menghadapi Persiba, Persela hanya mampu mencetak enam gol.
Dari jumlah tersebut, Titan Agung menjadi pencetak gol terbanyak dengan tiga gol, disusul Hambali Tolib dua gol dan Herwin Saputra satu gol.
Namun, absennya Titan Agung akibat kartu merah saat menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-19 membuat lini serang Persela kehilangan daya gedor. Dampaknya, Persela gagal mencetak gol dalam dua laga berikutnya saat menghadapi Persiku Kudus dan PSS Sleman.
Kran gol baru kembali terbuka pada pekan ke-22 melalui gol Adalm Malik dan Risqki Putra Utomo saat menghadapi Persiba.
Kini, tantangan berikutnya menanti Persela saat bertandang ke markas Deltras Sidoarjo pada pekan ke-23 Championship, Minggu (5/4/2026).
Pelatih Bima Sakti mengisyaratkan tidak akan melakukan banyak perubahan dalam komposisi tim.
“Yang pasti kita akan mempertahankan winning team ya, karena saya nggak ada waktu untuk merubah pemain begitu banyak, karena ritme permainan, chemistry antar pemain itu harus tetap kita jaga,” kata Bima, Senin (30/3/2026).
Kabar baiknya, Titan Agung dipastikan sudah bisa kembali bermain dan diharapkan mampu menambah ketajaman lini serang Persela.
“Alhamdulillah nanti lawan Deltras, Titan juga sudah bisa tampil, sehingga kita lebih lengkap lagi, sehingga kita banyak alternatif untuk memasang pemain saat lawan Deltras, hari Minggu depan,” ucapnya.
Dengan kembalinya Titan Agung, publik Lamongan berharap Persela mampu tampil lebih konsisten, terutama dalam memaksimalkan peluang menjadi gol saat menghadapi Deltras. [fak/beq]






