Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan bakal menjamu lawannya Persikab Kabupaten Bandung dalam Liga 2 musim 2022-2023 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/9/2022) hari ini, sekira pukul 18.15 WIB.
Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah evaluasi besar-besaran agar kesalahan-kesalahan yang pernah dialami timnya saat bertandang ke Bekasi City kemarin tak terulang lagi.
“Mengenai persiapan tim, kami sudah melakukan evaluasi meski waktunya cukup singkat. Kami cuma punya waktu 3 hari untuk efektivitas latihan, yakni Rabu Kamis Jumat. Waktu ini kami buat memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terjadi ketika kami bertanding melawan Bekasi City kemarin,” ujar Fakhri.
Seperti diketahui, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini berhasil dibekuk oleh Bekasi City dengan skor 2-1. Kala itu, Persela sempat memasukkan gol terlebih dahulu dan mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama.
Sayangnya, Bekasi City berhasil epic come back dan Persela justru kemasukan 2 gol di 10 menit terakhir babak kedua. Fakhri menyebut bahwa kekalahan Persela atas Bekasi City ini terjadi sangat tragis.
“Kekalahan kemarin cukup tragis. Mulai dari servis hingga gol bunuh diri. Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi setiap pemain. Kami harap gol-gol seperti itu tak terjadi lagi di Persela saat menghadapi Persikab,” bebernya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela”]
Selain itu, Fakhri menambahkan, selain membekali anak asuhnya dengan taktik dan teknik, pihaknya juga telah mengasah mental para pemainnya. Menurutnya, hal itu penting dilakukan mengingat komposisi timnya sebagian besar diisi oleh pemain muda.
“Saya sampaikan ke pemain, juka kita main start dengan 11 pemain, maka harus kita tutup permainan ini dengan 11 pemain. Sekali lagi, ini adalah pelajaran penting bagi seluruh pemain Persela yang sebagian besar masih berumur muda,” ungkapnya.

Menakar Sisi Kekuatan Persikab Bandung
Sebelumnya, Persela dan Persikab sempat bertemu dalam laga ujicoba yang digelar pada Minggu (19/6/2022) lalu, di Stadion Surajaya Lamongan. Kala itu, Persela dipermalukan di kandang sendiri oleh Persikab dengan skor 2-3.
“Saya lihat, sebagian besar pemain Persikab ini adalah pemain di PON Jatim. Mereka tim yang sudah bergabung lama. Pertandingan ujicoba lalu sudah kami evaluasi. Saya juga sudah menonton pertandingan mereka lawan PSIM kemarin. Meski hasilnya 1-1 tapi mereka mendominasi permainan,” papar Fakhri.
Fakhri berkata, Persikab adalah tim yang tak banyak berubah. Tim berjuluk Laskar Dalem Bandung ini dinilai Fakhri selalu bermain dengan sangat agresif. Selain itu, tim yang diasuh oleh Stefan Rullin Keeltjes ini juga kerap merepotkan gawang lawannya.
“Persikab tidak banyak berubah. Mereka bermain dengan sangat agresif. Mereka punya pemain potensial. Kalau kami biarkan maka itu bisa membahayakan bagi gawang Persela. Kami harus mewaspadai. Mereka bisa buat gol dari open play dan site play,” tandasnya. [riq/but]






