Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan dicukur tipis oleh lawannya PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0, dalam laga pekan keenam Liga 2 2022-2023, di Stadion Sultan Agung, Selasa sore (27/9/2022).
Sebenarnya pertandingan ini berlangsung sengit, kedua tim saling jual beli serangan. Hanya saja, pertahanan Persela akhirnya keok oleh PSIM pada menit ke-70. Gol semata wayang dari striker, Cristian Gonzales, membuat PSIM berhasil mengamankan poin penuhnya.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal babak pertama, kedua tim mecoba saling menekan. Namun, baik benteng pertahanan PSIM maupun Persela masih sama-sama kokoh dan berhasil diamankan.
Peluang pertama justru datang dari tim tamu, Laskar Joko Tingkir sempat mengancam gawang Laskar Mataram melalui sang kapten Persela Zulham Zamrun di menit 16. Sayangnya, peluang itu masih belum mampu mengoyak jala gawang tuan rumah.
Pada menit ke-16, Persela kembali mendapat peluang. Namun lagi-lagi serangannya melalui sundulan Kosepa tersebut masih bisa dinetralkan kiper PSIM.
Persela bahkan sempat mendapat peluang emas jelang turun minum. Striker Lamongan, Zulham Zamrun, berhasil menembus lini belakang PSIM dan satu lawan satu dengan kiper PSIM. Apesnya, sepakannya itu masih meleset dari target.
Di babak kedua, PSIM yang tak mau dipermalukan di kandang sendiri pun mencoba bermain agresif. Pada menit ke-52, pemain PSIM Hapidin melepas tembakan on target. Namun tembakan itu masih bisa dihalau oleh kiper Persela.
PSIM baru bisa merubah papan skor menjadi 1-0 di menit ke-70. Gonzales berhasil memanfaatkan kesalahan pemain Persela yang gagal menyapu bola di area pertahanannya sendiri. El Loco kemudian mencuri bola dan bisa menyarangkan bola ke gawang Persela dengan mudah.
Unggul 1-0, PSIM berusaha untuk terus menekan Persela. Tapi hingga peluit panjang wasit ditiup, tak ada gol tambahan yang tercipta. PSIM Yogyakarta menang tipis 1-0 atas Persela Lamongan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Komentar Pelatih Persela Lamongan
Atas kekalahan yang menimpa timnya, Pelatih Persela Lamongan Fakhri Husaini menyebut kalau timnya tidak seharusnya menelan pil pahit kekalahan. Pasalnya, tim kebanggaan masyarakat Lamongan itu memiliki banyak peluang dan mendominasi laga.
“Sore ini, melihat apa yang kami lakukan di babak pertama seharusnya kami tidak kalah, karena di babak pertama kami banyak peluang dan mendominasi permainan. Serangan-serangan balik kami cukup bagus untuk dikonversi menjadi gol, tapi sayang beberapa peluang itu tidak menjadi gol,” ujar Fakhri usai pertandingan.
Fakhri menyayangkan, performa anak asuhnya mengalami penurunan setelah turun minum. Ia menilai, para pemainnya justru kehilangan konsentrasi sehingga berakibat pada hasil buruk yang harus ditanggung oleh Laskar Joko Tingkir.
“Berbeda penampilan babak pertama dan babak kedua. Di babak kedua kami juga banyak peluang, tapi saya tidak mengerti kenapa pemain kehilangan konsentrasi dan kehilangan kepercayaan diri. Dalam beberapa situasi juga sering kehilangan bola, utamanya pemain tengah, sehingga itu menyebabkan kita harus kehilangan poin,” tukasnya. [riq/but]






