Lamongan (beritajatim.com) – Persela berhasil mencuri 3 poin di kandang PSCS Cilacap pada pertandingan pekan kedua Liga 2 yang berlangsung di Stadion Wijaya Kusuma, Sabtu sore (16/9/2023). Laga tersebut berakhir dengan skor 1-0. Gol semata wayang Persela Lamongan dicetak oleh Kim Do Hyun, melalui tendangan penalti.
Di babak pertama, Persela lebih banyak menguasai bola. Sayangnya, dari banyaknya peluang yang diciptakan oleh Laskar Joko Tingkir tak berhasil dikonversikan menjadi gol. Hingga turun minum, papan skor tetap bertahan 0-0.
Di babak kedua, PSCS Cilacap berusaha keras untuk mengimbangi permainan Persela, namun sejumlah serangan yang dilancarkan belum mampu menembus lini pertahanan Persela.
Persela mencoba untuk menambah daya gedor serangannya, dua strikernya yakni Herman Dzumafo dan Rafi Angga dimasukkan menggantikan Rahel Radiansyah dan Silvio Escobar.
Dengan strategi menerjunkan dua striker, serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh Persela beberapa kali menghujam ke jantung pertahanan PSCS Cilacap. Terbukti, waktu yang ditunggu-tunggu oleh Persela pun tiba.
Persela mendapatkan tendangan penalti pada menit ke-81. Wasit menilai Arif Agung melakukan pelanggaran terhadap Rafi Angga. Kartu kuning dikeluarkan untuk Arif Agung.
Tak ingin membuang kesempatan ini, Kim Do Hyun maju sebagai eksekutor penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persela dan bertahan hingga wasit meniup panjang peluitnya.
“Alhamdulillah, pada pertandingan away laga kedua bagi Persela, kami bisa meraih poin penuh, artinya tren positif kami masih berlanjut,” ujar Pelatih Persela Lamongan, Djadjang Nurdjaman, Sabtu (16/9/2023).
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada para pemain Persela yang sudah berjuang dengan penuh semangat, sehingga timnya bisa meraih 3 poin.
“Jalannya pertandingan sendiri cukup berimbang, saya fikir di babak pertama kami lebih banyak menguasai dan menciptakan peluang tapi tidak terjadi gol,” beber Djanur.
“Di babak kedua, lawan kami PSCS Cilacap bangkit dan permainan cukup imbang. Alhamdulillah kami meraih penalti dan berhasil dieksekusi dengan bagus oleh Kim Do Hyun, sehingga kami bisa menang 1-0,” tambahnya.
Diakui oleh Djanur, ada perubahan strategi yang ia lakukan di babak kedua. Pasalnya, dari banyak peluang yang didapat oleh pemainnya, tak satupun yang berhasil membuahkan gol di babak pertama.
Djanur menegaskan, strateginya itu berbuah manis dan mempu memecah kebuntuan. Alhasil, Persela mendapat peluang emas melalui titik putih.
“Jujur, kami cukup confident melihat pertandingan di babak pertama, tinggal menunggu waktu, banyak tercipta peluang tapi kami tidak bisa mencetak gol di babak pertama, sehingga kami punya dua pemain yang cukup berpengalaman, dia latihan juga cukup menonjol. Kami mencoba untuk memasukkannya agar bisa mencetak gol,” jelasnya.
Meski sangat senang atas permainan yang ditampilkan oleh Persela pada sore ini, Djanur menuturkan, ada beberapa hal yang masih menjadi catatan dan perlu untuk dievaluasi ke depannya. “Mudah-mudahan para pemain tidak jumawa dan tetap menatap laga berikutnya dengan penuh semangat,” pungkasnya.[riq/kun]
BACA JUGA: Bawa 21 Pemainnya, Persela Lamongan Siap Curi Poin Penuh di Markas PSCS Cilacap






