Ringkasan Berita
- Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku tertarik mengikuti turnamen Piala Presiden.
- Bernardo menilai seluruh klub, termasuk Persebaya, ingin tampil di lebih dari satu kompetisi.
- Jadwal turnamen dan panjangnya jeda menuju liga menjadi pertimbangan utama Persebaya.
- Persebaya musim lalu tidak mengikuti Piala Presiden karena fokus mempersiapkan tim untuk liga.
Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku tertarik mengikuti turnamen pramusim seperti Piala Presiden 2026. Namun, pelatih asal Portugal itu masih mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum memastikan keikutsertaan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Menurut Bernardo, seluruh klub Super League, termasuk Persebaya, pada dasarnya ingin tampil di lebih dari satu kompetisi dalam satu musim.
“Saya rasa semua klub ingin ikut lebih dari satu kompetisi termasuk Persebaya,” ungkapnya, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, Bernardo menilai persoalan jadwal menjadi kendala utama. Ia menyoroti kemungkinan jeda kompetisi yang terlalu panjang apabila Piala Presiden digelar pada akhir Juni hingga pertengahan Juli, sementara kompetisi liga baru dimulai pada September.
“Masalahnya adalah jadwal (Piala Presiden) yang diberikan organisasi. Jika dimulai tanggal 28 Juni dan final 11 Juli, lalu liga mulai 4 September, apa yang akan kami lakukan selama jeda, tidak masuk akal bagi klub untuk membayar gaji lebih awal,” tegasnya.
Menurut Bernardo, jeda hampir dua bulan tanpa pertandingan resmi dapat menjadi beban tersendiri bagi klub karena tetap harus membayar gaji pemain dan operasional tim.
Ia berharap penyelenggara mempertimbangkan perencanaan jadwal yang lebih ideal agar klub dan pemain tidak dirugikan.
“Kami ingin berpartisipasi, tapi tolong pertimbangkan perencanaan jadwal agar para pemain juga memiliki waktu istirahat yang cukup setelah liga berakhir di bulan Mei,” ujarnya.
Hingga saat ini, turnamen Piala Presiden 2026 memang belum diputuskan secara resmi oleh PSSI. Di media sosial juga sempat beredar informasi bahwa Piala Presiden tahun ini akan diperuntukkan bagi klub Liga 4.
Sementara itu, pada gelaran Piala Presiden 2025 lalu, turnamen hanya diikuti beberapa klub Super League dengan tambahan dua tim undangan luar negeri, yakni Port FC dari Thailand dan Oxford United dari Inggris.
Persebaya Surabaya sendiri tidak mengikuti Piala Presiden musim lalu karena memilih fokus mempersiapkan tim menghadapi kompetisi liga. [way/beq]






