Surabaya (beritajatim.com) – CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda resmi membuka Persebaya Academy dengan menggelar Trial Class perdana yang dinahkodai oleh mantan pemain Persebaya, Robertino Pugliara, Kamis (16/10/2025) di Lapangan THOR, Surabaya.
Peluncuran akademi ini menandai langkah strategis klub untuk memperkuat sistem pembinaan pemain muda, sekaligus memperluas akses pendidikan sepak bola bagi anak-anak dan remaja di Surabaya.
Pembinaan dari Dasar dengan Pelatih Profesional
Football Director Persebaya Academy, Robertino Pugliara, menjelaskan bahwa program ini didukung oleh sejumlah pelatih profesional yang fokus memberikan pelatihan teknik dasar, pemahaman taktik permainan, serta motivasi kepada para peserta.
“Kami ingin anak-anak mengenal sepak bola dari dasar dengan cara yang benar. Di sini mereka belajar bukan hanya teknik, tapi juga semangat dan sportivitas,” ujar Pugliara.
Trial Class ini menjadi momentum awal bagi para peserta untuk mengenal sistem pelatihan Persebaya, yang selama ini dikenal melahirkan banyak pemain muda potensial di tanah air.

Komitmen Pembinaan Jangka Panjang
CEO Persebaya Azrul Ananda menegaskan bahwa pembukaan Persebaya Academy merupakan bagian dari visi jangka panjang klub dalam menjaga tradisi pembinaan pemain muda.
“Persebaya telah lama dikenal dengan sistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan. Di dalam manajemen kami ada Persebaya Future Lab di bawah kepemimpinan Ganesha Putra, sebagai wadah pemain berbakat untuk mengembangkan kemampuan menuju karier profesional, khususnya ke tim utama Persebaya,” jelas Azrul.
Azrul menegaskan bahwa Persebaya Academy bukan klub tersendiri, melainkan bagian integral dari sistem pembinaan klub.
“Academy ini menjadi tahap awal pengenalan sepak bola bagi anak-anak. Kami membuka peluang bagi siapa pun yang ingin mengenal dan mengasah kemampuan mereka secara mandiri,” tambahnya.
Tiga Pilar Pembinaan Persebaya
Ke depan, program ini menjadi jembatan pembinaan berjenjang bagi pemain muda. Peserta dengan potensi besar berkesempatan untuk direkrut ke Persebaya Future Lab, yang menjadi pintu menuju tim profesional.
“Klub anggota Persebaya, Persebaya Academy, dan Persebaya Future Lab akan menjadi tiga dinding pembinaan Persebaya yang saling menguatkan untuk keberlanjutan jangka panjang — bukan hanya untuk hari ini atau satu-dua tahun ke depan, tapi untuk Persebaya selamanya,” tegas Azrul.
Dengan langkah ini, Persebaya menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem sepak bola berkelanjutan, menyiapkan regenerasi pemain, sekaligus memperkuat akar pembinaan di level akar rumput. [way/but]






