Surabaya (beritajatim.com) – Andika Ramadhani, kiper Persebaya Surabaya, menghadapi situasi sulit di tengah krisis penjaga gawang yang sedang melanda timnya.
Tantangan semakin besar menjelang pertandingan melawan Dewa United karena kiper ketiga Persebaya Surabaya, Aditya, harus absen akibat kecelakaan. Sementara itu, Ernando Ari masih bergabung dengan Timnas Indonesia.
Namun, Andika Ramadhani, pemain asal Surabaya ini, telah mempersiapkan diri dengan baik dan bertekad meraih poin serta menjaga gawang tetap bersih.
Andika lebih berfokus pada mendengarkan arahan dari pelatih untuk memastikan tim meraih kemenangan dalam pertandingan yang akan berlangsung di Indomilk Arena Tangerang pada Sabtu (20/9/2023).
“Persiapan kami sama seperti saat menghadapi tim lain, yaitu mendengarkan instruksi dari pelatih. Target kami adalah meraih kemenangan dan mencatatkan clean sheet lagi, karena saya sudah berhasil mencapainya dua kali,” ungkap Andika pada Jumat (29/9/2023).
BACA JUGA:
Pelatih Persebaya Aji Santoso Kecewa Performa Kiper Andhika Ramadhani
Lebih lanjut, Andika menjelaskan bahwa menjadi satu-satunya pilihan sebagai kiper dalam beberapa pertandingan membuatnya harus menjaga kondisi mentalnya dengan baik. Terlebih lagi, sebagai kiper kedua, ia harus selalu siap jika kiper utama mengalami cedera atau harus bergabung dengan Timnas Indonesia.
Andika mengungkapkan bahwa ia tidak bermaksud mengubah perannya sebagai kiper kedua menjadi kiper utama. Hal ini dilakukan dengan alasan tertentu, yaitu agar ia terus berusaha keras dalam latihan dan memiliki target untuk menjadi kiper utama suatu saat nanti.
“Saya biasanya tidak berpikir tentang menjadi kiper utama. Fokus saya adalah bagaimana saya bisa menjadi kiper kedua yang lebih baik. Kami akan bekerja keras dalam latihan untuk meraih target yang lebih tinggi, yakni menjadi kiper utama,” jelasnya.
BACA JUGA:
Aji Santoso Apresiasi Permainan Andika Ramadhan
Andika ingin tetap mempertahankan posisinya sebagai kiper kedua dan tidak tergoda oleh gelar kiper utama, karena ia khawatir gelar tersebut akan membuatnya merasa puas dan tidak lagi berusaha keras dalam mencapai target yang lebih baik.
“Jika kita terlalu fokus pada gelar kiper utama, kita bisa terlena dan kehilangan semangat untuk terus berlatih dan mencapai target yang lebih tinggi,” tambahnya.
Saat ini, pemain berusia 24 tahun ini sudah mencatatkan dua clean sheet pada musim 2023/2024, yakni saat melawan PSS Sleman dan PSM Makassar. [way/beq]






