Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya tengah melakukan finalisasi pemanfaatan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Rencananya, stadion ini akan menjadi home base Persebaya.
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri mengungkapkan pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk peminjaman Stadion Joko Samudro.
Beberapa hal sudah mencapai kesepakatan. Di antaranya, fasilitas yang disiapkan selama penggunaan Stadion Joko Samudro untuk pertandingan putaran kedua BRI Liga 1 dan perawatan rumput lapangan.
“Nanti Insya Allah ada kerjasama, kurang lebihnya ada hal lain ini nanti bisa dibicarakan. Salah satunya pemakaian lapangan untuk fun game yang kerap kali digunakan untuk masyarakat atau komunitas,” ungkap Yahya, Rabu (11/1/2023).
Selain itu, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan pengelola untuk pemotongan rumput. Kondisi saat ini, rumput di lapangan agak tebal, terlalu tinggi, serta banyak yang mati.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Persebaya”]
“Kita minta ke pengelola untuk dipotong dan dirawat rumputnya karena agak tebal mungkin karena lama tidak dipakai latihan. Rumputnya juga banyak yang liar dan mati karena kan kita waktunya juga singkat jadi harus segera dibenahi,” ungkap Yahya.
Diketahui saat ini Persebaya sedang melakukan finalisasi proses perizinan Stadion Gelora Joko Samudrao untuk digunakan kandang sepanjang putaran kedua. Persebaya harus pindah base camp untuk sementara.
Ini karena Kementerian PUPR tengah melakukan renovasi untuk persiapan Piala Dunia U20 pada Mei nanti. [way/beq]






