Bojonegoro (beritajatim.com) – Meski kalah 3-1, Persatu Tuban cukup memberi perlawanan di kandang Persibo Bojonegoro, Stadion Letjend H Soedirman, Sabtu (9/12/2023).
Persibo Bojonegoro yang sudah mendapat poin 6 dalam pertandingan putaran pertama Grup N itu beberapa kali mencoba menciptakan peluang gol ke gawang Persatu Tuban yang dijaga Yusuf Bhaktiar. Namun, berhasil dihalau oleh para pemain Persatu Tuban.
Begitu juga dengan pemain Persatu Tuban, yang mendapat dua kali kesempatan tendangan bebas babak pertama di depan kotak penalti gagal merobek gawang klub berjuluk Laskar Angling Dharma. Tendangan bebas yang dilakukan, dua kali melambung tinggi di atas mistar gawang.
Ritme permainan yang saling menyerang, membuat pelatih Persatu Tuban mengganti 2 pemain di babak awal. Penggantian pemain itu dilakukan pelatih Adi Putra Setiawan karena tidak mengindahkan intruksi pelatih. “20 menit pertama jika tidak mengikuti intruksi konsekuensinya diganti,” ujar Adi Putra saat melakukan konferensi pers.
Namun, babak kedua, fisik pemain Persatu Tuban mulai melemah. Awal babak kedua, Persibo Bojonegoro akhirnya berhasil menjebol gawang Persatu Tuban. Gol pertama dicetak oleh Diego Banowo Bagus Sadewo pada menit ke 49.
Gol pertama yang tercipta membuat semangat pemain Laskar Angling Darma bangkit. Gol kedua berhasil dicetak karena pelanggaran pemain belakang Persatu Tuban di dalam kotak terlarang. Menit 68 tendangan penalti yang dilakukan Bayu Nugroho pemain nomor punggung 11.
Disusul gol ketiga, yang dicetak I Made Tri Somanada di menit ke 79. Ketertinggalan tiga gol membuat tensi pertandingan memanas. Tim berjuluk Laskar Ronggolawe itu berusaha keras mengejar ketertinggalan.
Persatu Tuban tampil menyerang. Akhirnya berhasil mencetak satu gol pada menit ke 82 melalui umpan pinggir. Fijar Rizki Pangestu nomor punggung 22 memanfaatkan umpan tersebut dengan baik hingga merobek gawang Persibo yang dijaga Nur Ikhsan. [lus/kun]
BACA JUGA: Persibo Bojonegoro Raih 6 Poin di Putaran Pertama Grup N PSSI Jatim






