Madrid (beritajatim.com) – Persaingan menuju gelar juara LaLiga musim ini semakin mengerucut kepada dua tim, FC Barcelona dan Real Madrid.
Atletico Madrid yang sebelumnya berpotensi menjadi pesaing utama justru kehilangan momentum setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan RCD Espanyol pada jornada ke-29 dini hari tadi. Sementara itu, Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan 3-2 atas CD Leganes.
Hasil tersebut membuat Real Madrid kembali menyamai perolehan poin Barcelona dengan 63 angka. Namun, Blaugrana masih memiliki kesempatan untuk kembali memperlebar jarak menjadi tiga poin jika mereka mampu mengalahkan Girona FC dalam laga yang akan berlangsung malam ini.
Di sisi lain, Atletico Madrid tertahan di posisi ketiga dengan 57 poin, tertinggal enam angka dari dua rival abadinya.
Jika di akhir musim Barcelona dan Real Madrid memiliki jumlah poin yang sama, maka Barcelona akan dinobatkan sebagai juara. Hal ini dikarenakan keunggulan head-to-head mereka atas Real Madrid setelah kemenangan telak 4-0 dalam pertemuan pertama El Clasico musim ini pada jornada ke-11, pada (27/10/2024).
“Memang, FCB unggul dari kami. Tetapi, masih ada El Clasico kedua (jornada ke-35, 12/5),” ungkap entrenador Real Madrid, Carlo Ancelotti, seperti dilansir Marca.
Jika Los Blancos mampu membalas kekalahan mereka dengan selisih lima gol dalam pertemuan berikutnya, maka Real Madrid akan menyalip Barcelona dalam persaingan menuju gelar juara, asalkan kedua tim tetap memiliki jumlah poin yang sama hingga akhir musim.
Situasi yang dihadapi Real Madrid tentu berbeda dengan Atletico Madrid. Secara matematis, pasukan Diego Simeone masih berpeluang mengejar perolehan poin Barcelona, namun hasil imbang melawan Espanyol menunjukkan bahwa mereka belum cukup konsisten untuk bersaing dengan dua raksasa LaLiga tersebut hingga jornada pemungkas.
Kini, target realistis bagi Atletico Madrid adalah meraih trofi Copa del Rey. Mereka akan menjalani second leg semifinal melawan Barcelona pada Kamis (3/4/2025) dini hari. Dengan agregat sementara 4-4, Atletico hanya membutuhkan kemenangan untuk melaju ke partai final.
“Dalam setiap musim selalu ada momentum bagus, biasa-biasa saja, dan buruk. Kami akan all out untuk laga Rabu (Kamis dini hari melawan FCB),” ujar Diego Simeone kepada Diario AS. [dio/suf]






